Kompas.com - 01/12/2019, 13:00 WIB
Penandatanganan Memorendum of Undestanding (MoU) kerja sama tersebut berlokasi di Kawasan wakaf terpadu Zona Madina, Bogor, Jumat (29/11/2019). dok. Dompet DhuafaPenandatanganan Memorendum of Undestanding (MoU) kerja sama tersebut berlokasi di Kawasan wakaf terpadu Zona Madina, Bogor, Jumat (29/11/2019).


KOMPAS.com - Dompet Dhuafa akan memiliki alat pendeteksi dini kanker payudara yaitu Mammografi sebagai upaya mengurangi jumlah penderita kanker payudara di Indonesia.

Alat tersebut merupakan bantuan dari Yayasan Muda Giat Peduli Indonesia (YMGPI) dan akan disalurkan ke seluruh layanan kesehatan Dompet Dhuafa seluruh Indonesia.

Layanan kesehatan yang dimaksud, seperti rumah sakit, klinik Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) dan puluhan Pos Sehat yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.

Nantinya, alat tersebut akan dimanfaatkan bagi perempuan kurang mampu untuk melakukan deteksi dini kanker payudara.

Baca juga: Berkat Kerja Sama Semua Pihak, Masjid untuk Warga Korban Tsunami Banten Diresmikan

Sekadar informasi, data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan penyakit kanker yang sering terjadi di Indonesia adalah kanker payudara, yakni 58.256 kasus atau 16,7 persen dari total 348.809 kasus kanker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atas dasar itulah, Ketua YMGPI Tania Nordina menyebut pihaknya memilih untuk fokus pada permasalahan tersebut dan tak ragu menunjuk Dompet Dhuafa dalam realisasinya karena dinilai berpengalaman dalam bidang kesehatan.

"Kami memilih Dompet Dhuafa karena lembaga ini terpercaya. Sudah teruji mengelola dana umat untuk kesejahteraan kaum kurang mampu, seperti melalui rumah sakit dan sebagainya,” ucap dia sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Minggu (1/12/2019).

Adapun penandatanganan Memorendum of Undestanding (MoU) kerja sama tersebut berlokasi di Kawasan wakaf terpadu Zona Madina, Bogor, Jumat (29/11/2019).

Baca juga: Cerita Petani Subang yang Ikuti Program Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa

Sementara itu, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Imam Rulyawan mengapresiasi kerja sama ini, terlebih adanya keterlibatan milenial.

Bicara milenial, Imam turut memaparkan dana wakaf yang dihimpun oleh dompet Dhuafa 60 persen di antaranya merupakan dari kalangan umur 20-35 tahun.

"Bukti bagi anak muda untuk bergerak dalam kebaikan," ujar Imam.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Klaim Penanganan Pandemi di Indonesia Dapat Penghargaan dari Banyak Negara

Luhut Klaim Penanganan Pandemi di Indonesia Dapat Penghargaan dari Banyak Negara

Nasional
Ini 10 Daerah yang Masih Terapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

Ini 10 Daerah yang Masih Terapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

Nasional
Luhut: Kasus Harian Covid-19 Turun 98 Persen dari Puncaknya

Luhut: Kasus Harian Covid-19 Turun 98 Persen dari Puncaknya

Nasional
Luhut Soroti Rendahnya Cakupan Vaksinasi Covid-19 terhadap Lansia

Luhut Soroti Rendahnya Cakupan Vaksinasi Covid-19 terhadap Lansia

Nasional
Anggota DPR Minta Penindakan Teroris Beriringan dengan Deradikalisasi

Anggota DPR Minta Penindakan Teroris Beriringan dengan Deradikalisasi

Nasional
Antipasi Masuknya Varian Mu dan Lambda, Pemerintah Batasi Pintu Masuk RI

Antipasi Masuknya Varian Mu dan Lambda, Pemerintah Batasi Pintu Masuk RI

Nasional
PPKM Diperpanjang, Perusahaan Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 25 Persen dari Kapasitas

PPKM Diperpanjang, Perusahaan Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 25 Persen dari Kapasitas

Nasional
Sedekah Wi-Fi untuk Para Pewaris Negeri

Sedekah Wi-Fi untuk Para Pewaris Negeri

Nasional
UPDATE 20 September: 45,2 Juta Orang Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 September: 45,2 Juta Orang Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Luhut: Kami Tak Akan Lakukan Perubahan Kebijakan Pandemi yang Drastis, Mohon Pengertiannya

Luhut: Kami Tak Akan Lakukan Perubahan Kebijakan Pandemi yang Drastis, Mohon Pengertiannya

Nasional
Luhut: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Kini di Bawah 2 Persen

Luhut: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Kini di Bawah 2 Persen

Nasional
Luhut: Liga 2 Bisa Digelar di Daerah PPKM Level 3 dan 2 di Jawa Bali

Luhut: Liga 2 Bisa Digelar di Daerah PPKM Level 3 dan 2 di Jawa Bali

Nasional
UPDATE: Sebaran 1.932 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 1.932 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

Nasional
UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.