Profil Wahyu Trenggono, Jual Kambing demi Kuliah hingga Jabat Wamenhan

Kompas.com - 25/10/2019, 13:54 WIB
Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin pada pilpres 2019 lalu, Wahyu Sakti Trenggono, menyambangi Istana Kepresidenan pada Jumat (25/10/2019) pagi. KOMPAS.com/IhsanuddinBendahara Umum Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin pada pilpres 2019 lalu, Wahyu Sakti Trenggono, menyambangi Istana Kepresidenan pada Jumat (25/10/2019) pagi.

Di Astra, ia diterima pada program Astra Basic Training. Ia disekolahkan selama enam bulan sebelum dilepaskan ke unit bisnis Astra.

"Dan saya kebagian dalam bisnis informasi teknologi," lanjut Trenggono.

Menjejakan kaki di Astra menjadi awal yang baik bagi perjalanan karier Trenggono. Banyak hal dipelajari, mulai dari membangun infrastruktur IT, membangun kultur perusahaan, hingga mengembangkan pabrik.

Namun, salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Trenggono, yakni relasi yang ia bangun dengan lembaga konsultan dunia, yakni Boston Consulting Group (BCG) .

“Di situ sebenarnya banyak sekali belajar tentang perubahan manajemen,” ujar dia.

Kariernya di Astra hanya bertahan 11 tahun. Ia kemudian mundur dari jabatan terakhir Senior General Manager atau setingkat direktur di anak usaha Astra.

Saat itu, Trenggono menangkap peluang membangun bisnis sendiri di bidang penyedia infrastruktur telekomunikasi, yakni menara.

Sekitar tahun 1998, ia melihat banyak korporasi milik konglomerat hancur diterpa krisis ekonomi.

Baca juga: Jokowi Tunjuk Dua Dirut BUMN jadi Wamen Erick Thohir

Namun di sisi lain, ia melihat ada peluang yang potensial dikembangkan dan belum banyak dilirik orang.

Ia memprediksi selepas tahun 2000-an, Indonesia akan memasuki era teknologi mobile telekomunikasi. Hal itu mendasar pada munculnya operator seluler dan pengguna ponsel yang terus tumbuh.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X