Kompas.com - 25/10/2019, 11:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menunjuk dua orang sekaligus untuk menjadi wakil menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendampingi Erick Thohir.

Keduanya ialah Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wiryoatmojo dan Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin.

Keduanya pun sudah menghadap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019) pagi.

Seusai pertemuan, keduanya bersama-sama memberi keterangan kepada media.

"Saya sama Pak Tiko bantu Pak Erick Thohir, kata Budi.

Baca juga: Erick Thohir Usulkan 4 Calon Wakil Menteri BUMN ke Jokowi

Budi menyebut ia dan Kartika ditugaskan Jokowi untuk membuat BUMN bisa membantu masyarakat lepas dari kemiskinan.

Ia menilai, BUMN bisa mempunyai peran ini melalui perusahaan, semisal PT Perkebunan Nusantara dan Perhutani.

Sementara Kartika menyatakan akan membuat BUMN ke depan semakin kompetitif dan semakin besar.

Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengakui sudah mengusulkan tiga sampai empat nama ke Presiden Jokowi sebagai calon wakil menteri BUMN.

Baca juga: Dahlan Iskan: Semoga Erick Thohir Selamat dari Jerat Birokrasi

Sementara Jokowi menyebut Kementerian BUMN membutuhkan lebih dari satu wakil menteri. Sebab, 140 BUMN yang harus dikelola.

"Jadi kalau mengelola perusahaan sebanyak itu perlu pengawasan perlu dikontrol, perlu cek, kalau memang diperlukan (dua Wamen), itu ya enggak apa-apa," kata dia. 

 

Kompas TV Partai Gerindra membantah ada kaitan antara posisi Menteri Pertahanan yang dijabat oleh ketua umumnya, yakni Prabowo Subianto dengan isu pemulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ahmad Sufmi Dasco menyebut Prabowo dipilih menjadi Menteri Pertahanan karena konsep yang ditawarkan, dapat diterima dan diakomodir oleh pemerintah. Terkait pemulangan Rizieq Shihab sendiri, Dasco menyebut upaya sudah dilakukan jauh sebelum pembentukan kabinet. Namun, hingga kini belum ada pembicaraan lanjutan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.