Moeldoko: Kita Merdeka Sekian Tahun, tetapi Masih Bicara Minoritas dan Mayoritas

Kompas.com - 17/10/2019, 19:49 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019) KOMPAS.com/HaryantipuspasariKepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019)
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyayangkan masih ada penyebutan istilah minoritas dan mayoritas dalam pergaulan masyarakat di Indonesia.

Menurut Moeldoko, hal itu sangat disayangkan lantaran semestinya tak perlu ada pengelompokan seperti itu.

Moeldoko mengatakan semua golongan di Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama, Seluruh warga juga berkedudukan setara dalam segala hal.

Baca juga: Moeldoko: Kantor Staf Presiden Akan Dibubarkan

"Kita sudah merdeka sekian tahun masih bicara mayoritas-minoritas. Hilangkan itu, enggak ada itu. Sepanjang kita masih bicara minoritas-mayoritas, ini kebangsaan kita enggak pernah bulat. Lonjong terus kayak telur," ujar Moeldoko dalam kuliah umum bertajuk Tantangan Ketahanan Nasional Kekinian di Kampus UI Salemba, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Ia menambahkan pola pikir yang mengelompokkan antara minoritas dan mayoritas dapat memicu konflik horisontal.

Moeldoko mengatakan, siapapun yang merasa mayoritas dalam lingkup kehidupan sosial di Indonesia sebaiknya segera menghilangkan pola pikir tersebut.

Baca juga: Moeldoko Minta Mahasiswa Tak Demo Saat Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

"Kita bersepakat tidak ada minority majority. Ini sensitif ya, tapi saya harus mengatakan bahwa perlunya kita saling menjaga," ujar Moeldoko.

"Jangan mengklaim ya, lo di sana gue di sini. Lo bukan bagian gua. Ini sudah mulai berjalan di sekolah-sekolah. Ini bahaya ini. Sikap-sikap intoleransi tidak boleh dibenarkan ke anak-anak kita," lanjut dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X