Jelang Purna Tugas, Wapres Terima Gaji Pensiun Taspen

Kompas.com - 14/10/2019, 18:59 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima gaji pensiun Taspen Biro Pers Sekretariat Wakil PresidenWakil Presiden Jusuf Kalla menerima gaji pensiun Taspen
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang purna tugas, Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan Dirut PT Taspen Iqbal Latanro dan jajarannya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Iqbal dan jajaran direksi direksi menyerahkan penghargaan berupa gaji pensiun kepada Kalla sehubungan dengan purna tugas sebagai Wapres.

"Ini sebagai ungkapan rasa terima kasih atas pengabdian Bapak Jusuf Kalla sebagai Wapres. Kami ingin menyerahkan penghargaan berupa gaji pensiun sehubungan dengan purna tugas Bapak sebagai Wapres," kata Iqbal dalam keterangan tertulis dari Juru Bicara Wakil Presiden Husain Abdullah, Senin (14/10/2019).

"Taspen menganut sistem layanan proaktif. Sesuai dengan tagline proaktif kami melalayani orang sebelum pensiun. Ini berlaku umum. Dan kamk berlakukan kepada Pak Wapres. Tadi kami serahkan THT (Tabungan Hari Tua) dan pensiun bulanan. Tidak usah saya sebut (besarannya). Tidak besar," lanjut dia.

Menanggapi hal itu Wapres menyatakan terima kasih dan mengapresiasi atas penghargaan dari PT Taspen.

Baca juga: Pak Kalla yang Sebentar Lagi Pensiun...

Audiensi berakhir dengan pemberian secara simbolis Kartu Taspen Smartcard dari Dirut PT Taspen kepada Kalla.

"Sekali lagi saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Iqbal dan kawan-kawan semoga kita semua selalu di berikan kesehatan," tutur Wapres Kalla.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X