DPR Terus Perbaiki Sejumlah Kerusakan Pasca-Demonstrasi

Kompas.com - 25/09/2019, 15:15 WIB
Banner bertuliskan Protes mahasiswa terpasang di Depan pagar Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). Mahasiswa menolak pengesahan RKUHP. KOMPAS.com/M ZAENUDDINBanner bertuliskan Protes mahasiswa terpasang di Depan pagar Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). Mahasiswa menolak pengesahan RKUHP.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan sejumlah area DPR yang rusak akibat aksi demonstrasi, Selasa (24/9/2019).

Perbaikan dilakukan mulai malam tadi, dan masih berlangsung hingga pagi ini.

"Hari ini juga kami akan tetap melakukan perbaikan-perbaikan. Sehingga apa yang dilakukan oleh pihak-pihak lain berkaitan dengan kerusakan kami upayakan untuk segera kembali rapi," kata Indra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).

Menurut Indra, ada sejumlah titik yang rusak berat. Misalnya, pintu pagar dan pintu gerbang utama DPR.

Kerusakan terparah terjadi di pintu belakang DPR. Karena, hingga Rabu (25/9/2019) dini hari, massa masih berkumpul di arah belakang dan melakukan perusakan.

Baca juga: Sekjen DPR: Ketua DPR Ingin Bertemu, Tapi Mahasiswa Anarkis...

Bahkan, terjadi aksi pembakaran terhadap pos polisi di dekat palang pintu kereta api Stasiun Palmerah.

Indra menyebut, sampai saat ini pihaknya belum melakukan penghitungan kerugian, karena masih berfokus pada perbaikan.

"Kami saat ini tidak melakukan penghitungan-penghitungan. Kami perbaiki dulu, nanti akan kami hitung belakangan tapi memang semua kita dokumentasikan semua kerusakan-kerusakan," kata dia.

Demo yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai daerah pada Senin (23/9/2019) dan Selasa (24/9/2019) berujung ricuh dengan aparat keamanan.

Diketahui, demo tersebut digelar karena menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X