Ketua PGI: Lembaga Agama Harus Membuktikan Diri...

Kompas.com - 15/09/2019, 16:17 WIB
Ketua Umum PGI Henriette T Hutabarat Lebang dan Ketua PGI  Ketua PGI Albertus Patty  usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1/2017). IhsanuddinKetua Umum PGI Henriette T Hutabarat Lebang dan Ketua PGI Ketua PGI Albertus Patty usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua PGI Pendeta Albertus Patty mengatakan, seluruh lembaga agama di Indonesia harus menunjukkan di mana posisinya terkait persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Hal ini penting mengingat Indonesia menghadapi ancaman disintegrasi.

"Di mana peran agama? Agama-agama harus membuktikan dirinya seperti apa. Jadi perekat atau penghancur?" ujar Albertus dalam sebuah diskusi bertajuk 'Mencegah Disintegrasi Hangsa dari Residu Pemilu Hingga Isu Papua' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/9/2019).

Baca juga: Peran NU Rekatkan Persatuan dan Pembangunan Nasional dalam Kajian Akademisi Universitas Brawijaya

Albertus mengatakan, fenomena radikalisme saat ini muncul di setiap lembaga agama. Apabila dibiarkan, fenomena itu berpotensi mengancam persatuan.

Selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan karakter elite politik yang lebih mementingkan kepentingan kelompok dibandingkan kepentingan masyarakat.

"Elite politik itu sendiri yang juga membuat kita hancur. Membuat pemilu hancur-hancuran. Elite politik yang dipenuhi oligarki kelompok dan egonya, Indonesia bisa hancur," kata dia.

Oleh sebab itu, seluruh masyarakat harus bahu membahu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kita harus bersikap kritis, bersama-sama menjalin persatuan kita," pungkas dia.

Baca juga: Peneliti LIPI: Pihak yang Memelintir Isu Agama Ancam Persatuan

Hal senada juga disampaikan Presiden Dai Muda Indonesia Habib Idrus Al Jufri. Dia menilai, Indonesia tidak memiliki bakat untuk terpecah-belah.

Salah satu contohnya adalah persoalan di Papua.

"Spiritnya ketika kita bisa damaikan seluruh aspek masyarakat, baik aliran agama, daerah dan lainnya, kita bisa jadi bangsa yang leading, jadi top lead di dunia," kata dia.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Nasional
Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Nasional
Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Nasional
Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Nasional
Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Nasional
Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Nasional
Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Nasional
Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Nasional
Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Nasional
Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Nasional
KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

Nasional
Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Nasional
Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Nasional
Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Nasional
Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X