Jenazah Diserahkan ke Negara, Prosesi Pemakaman BJ Habibie Dimulai

Kompas.com - 12/09/2019, 12:39 WIB
Prosesi pemakaman Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie dibawa anggota Pasukan Paspampres di kediaman, Jalan Patra Kuningan XII/3, Jakarta. Jenazah kemudian diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk dimakamkan. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaProsesi pemakaman Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie dibawa anggota Pasukan Paspampres di kediaman, Jalan Patra Kuningan XII/3, Jakarta. Jenazah kemudian diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk dimakamkan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pemakaman Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie dimulai pada Kamis (12/9/2019) pukul 12.30 WIB.

Pemakaman dimulai dengan penyerahan jenazah BJ Habibie dari keluarga kepada negara.

Jenazah dibawa dari dalam kediaman BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XII/3, Kuningan, Jakarta Selatan oleh sejumlah anggota Pasukan Pengamanan Presiden berseragam merah.

Para anggota Paspampres membawa jenazah BJ Habibie dalam peti yang diselimuti kain Merah Putih.


Dari pihak keluarga, putra BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie menyerahkan jenazah ayahnya.

Sedangkan, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman mewakili negara untuk menerima jenazah BJ Habibie.

"Saya atas nama pemerintah dan semua yang hadir di sini mengungkapkan duka cita sedalam-dalamnya," kata Anwar Usman, memulai prosesi pemakaman.

Setelah ini, prosesi dilanjutkan dengan pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan sekitar pukul 13.00 WIB.

Prosesi terakhir, upacara pemakaman jenazah di TMP Kalibata diagendakan pukul 13.30 WIB.

Upacara akan dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai inspektur upacara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Nasional
Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Nasional
Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Nasional
30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

Nasional
Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Nasional
Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Nasional
ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

Nasional
Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Nasional
Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

Nasional
Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Nasional
Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Nasional
Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X