Suciwati dan Ruang-ruang Kengerian yang Dilaluinya Bersama Munir...

Kompas.com - 09/09/2019, 09:57 WIB
Suciwati, istri Munir, saat membacakan surat yang ia tulis untuk Presiden Joko Widodo di Aksi Kamisan ke 505, di Seberang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2017). KOMPAS.com/Kristian ErdiantoSuciwati, istri Munir, saat membacakan surat yang ia tulis untuk Presiden Joko Widodo di Aksi Kamisan ke 505, di Seberang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2017).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib merupakan sosok laki-laki yang sempurna di mata Suciwati. Munir memenuhi segala kriteria yang diinginkan perempuan kelahiran Malang, 23 Maret 1968, itu.

Munir dinilai Suciwati sebagai sosok yang pintar, berintegritas, punya kepedulian terhadap sesama. Adapun yang paling mengesankan Suciwati, Munir tidak gila kuasa.

"Dia melengkapi sosok laki-laki yang selama ini ada di mimpi saya. Dia punya semuanya," ujar Suciwati.

"Buat saya, dia juga tidak arogan, tidak gila kuasa, dia orang yang sederhana. Kalau saya bilang, dia laki-laki impian," tuturnya.

Baca juga: Koordinator Kontras Mengenang Inspirasi dan Pertemuan Terakhir dengan Munir...

Pada Sabtu (7/9/2019), kami bertemu di sebuah kios kecil di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Suasana kedai masih agak ramai ketika kami berbincang.

Puluhan anak muda dengan latar belakang pegiat HAM, seniman, dan mahasiswa baru saja mengikuti acara peringatan 15 tahun kasus pembunuhan Munir.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski ramai, pertemuan itu terasa sedikit emosional.

Anak perempuannya, Diva Suukyi Larasati, ikut menemani saat Suciwati menceritakan awal pertemuannya dengan Munir 28 tahun lalu.

Saat itu Suciwati aktif di gerakan buruh Malang, Jawa Timur. Ia mengadvokasi kasus-kasus yang dialami buruh perempuan, dari soal pelecehan hingga perampasan hak.

Baca juga: Tetap Menolak Lupa, 15 Tahun Kematian Munir di Pesawat Garuda

Suatu hari, Lembaga Bantuan Hukum di Malang mengadakan sebuah diskusi mengenai hukum perburuhan. Beberapa teman aktivis meminta Suciwati untuk datang.

Dalam diskusi itulah pertama kali Suciwati bertemu dengan Munir.

"Waktu itu hari Minggu, saya lagi kerja lembur, tapi saya sempatkan mampir. Di situ saya bertemu pertama kali. Tahun 1991. Saya diajak ke diskusi dan dikenalkan sama mereka (aktivis buruh). Cuma sebentar bertemu dan saya pergi begitu saja," ucap Suciwati.

Tidak lama setelah pertemuan itu, Munir mendapat tugas untuk mengelola LBH Malang. Munir sering bertemu dengan Suciwati dalam kerja-kerja advokasi buruh.

Di LBH, keduanya saling berbagi tugas. Munir mengelola gerakan mahasiswa melalui diskusi rutin di kantor LBH. Sementara Suciwati tetap mengorganisasi gerakan buruh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disebut DPO Berisiko Tinggi, Proses Pemulangan Adelin Lis Dijaga Secara Ketat

Disebut DPO Berisiko Tinggi, Proses Pemulangan Adelin Lis Dijaga Secara Ketat

Nasional
Tiba Di Jakarta, Adelin Lis Lakukan Karantina 14 Hari di Rutan Kejagung

Tiba Di Jakarta, Adelin Lis Lakukan Karantina 14 Hari di Rutan Kejagung

Nasional
Kejagung Segera Eksekusi Uang Pengganti Adelin Lis Sebesar Rp 119 Miliar

Kejagung Segera Eksekusi Uang Pengganti Adelin Lis Sebesar Rp 119 Miliar

Nasional
'Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bergabung Lawan Kotak Kosong...'

"Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bergabung Lawan Kotak Kosong..."

Nasional
Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia dengan Pesawat Charter

Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia dengan Pesawat Charter

Nasional
Buron Adelin Lis Akhirnya Ditangkap, Jaksa Agung Berterima Kasih kepada Singapura

Buron Adelin Lis Akhirnya Ditangkap, Jaksa Agung Berterima Kasih kepada Singapura

Nasional
Positif Covid-19, Jubir Satgas Wiku Adisasmito Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol

Positif Covid-19, Jubir Satgas Wiku Adisasmito Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol

Nasional
Buronan Kejagung, Adelin Lis Tiba di Indonesia

Buronan Kejagung, Adelin Lis Tiba di Indonesia

Nasional
Jaksa Agung: Alhamdulillah, Terpidana Adelin Lis Dapat Kita Bawa

Jaksa Agung: Alhamdulillah, Terpidana Adelin Lis Dapat Kita Bawa

Nasional
Demokrat: Indonesia Bukan Hanya Jokowi dan Prabowo Semata

Demokrat: Indonesia Bukan Hanya Jokowi dan Prabowo Semata

Nasional
Sebelum Positif Covid-19, Wiku Adisasmito Berkunjung ke Kudus dan Bangkalan

Sebelum Positif Covid-19, Wiku Adisasmito Berkunjung ke Kudus dan Bangkalan

Nasional
Ditanya Soal Jokowi-Prabowo 2024, PKB: Presiden Sudah Sampaikan Menolak

Ditanya Soal Jokowi-Prabowo 2024, PKB: Presiden Sudah Sampaikan Menolak

Nasional
Positif Covid-19, Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam Kondisi Baik

Positif Covid-19, Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam Kondisi Baik

Nasional
Sepakat dengan Sultan HB X Soal Opsi Lockdown, Epidemiolog Usul Dilakukan Serentak

Sepakat dengan Sultan HB X Soal Opsi Lockdown, Epidemiolog Usul Dilakukan Serentak

Nasional
Jubir Covid-19 Wiku Adisasmito Umumkan Positif Covid-19

Jubir Covid-19 Wiku Adisasmito Umumkan Positif Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X