Ditanya soal Celah Korupsi di TNI, Ini Kata Capim KPK Luthfi Jayadi

Kompas.com - 28/08/2019, 20:03 WIB
Capim KPK Luthfi Jayadi Kurniawan usai wawancara dan uji publik capim KPK di Kemeterian Sekretariat Negara, Rabu (28/8/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariCapim KPK Luthfi Jayadi Kurniawan usai wawancara dan uji publik capim KPK di Kemeterian Sekretariat Negara, Rabu (28/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Luthfi Jayadi Kurniawan ditanya soal celah korupsi di TNI oleh anggota Panitia Seleksi Capim KPK Hendardi dalam tahap seleksi wawancara dan uji publik capim KPK yang digelar di Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (28/8/2019).

"Dalam sejarah KPK, institusi TNI belum terjamah KPK. Apakah Anda yakin di TNI tidak ada praktik korupsi? Bagaimana jika ditemukan?" tanya Hendardi kepada Luthfi.

Baca juga: Ditanya LHKPN, Capim KPK Eks Jaksa Ini Justru Cerita Tak Bisa Bahagiakan Istri

Menjawabnya, Luthfi yang merupakan aktivis anti-korupsi di Malang, Jawa Timur ini mengatakan bahwa ada celah penyalahgunaan anggaran ada di semua instansi. 


"Potensi itu ada. Kalaupun itu terjadi tidak ada alasan untuk tidak dipersamakan di mata hukum," ucap Luthfi.

"Siapa pun yang melakukan itu harus dilakukan penegakkan hukum yang sama," kata dia.

Baca juga: Capim KPK Johanis Tanak Sebut Ketentuan Penyadapan Jadi Pelemahan KPK

Luthfi dikenal sebagai pendiri Malang Corruption Watch atau MCW. Ia menjadi salah satu kandidat yang lolos dari tahap awal capim KPK.

Ia berhasil lolos seleksi administrasi dari 392 total peserta yang mengikuti seleksi capim KPK hingga akhirnya berhasil menembus 20 besar.

Dari 20 nama itu, akan dipilih 10 nama yang kemudian dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 September 2010.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X