Jokowi dan Iriana Bertolak ke Bali, Serahkan Sertifikat Tanah hingga Tinjau Kawasan Wisata

Kompas.com - 13/06/2019, 21:06 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Ny Iriana Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Amerika Serikat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (14/2/2016). KOMPAS/ALIF ICHWANPresiden Joko Widodo didampingi Ny Iriana Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Amerika Serikat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (14/2/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi, Kamis (13/6/2019), bertolak menuju Provinsi Bali untuk melakukan kunjungan kerja.

Berdasarkan siaran pers resmi Istana, Jokowi beserta rombongan bertolak ke Bali dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Kabupaten Badung, Bali, pukul 20.45 WITA.

Kedatangan Jokowi serta Ibu Negara disambut oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Panglima Kodam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan Kepala polda Bali Irjen (Pol) Petrus Reinhard Golose.


Jokowi beserta rombongan kemudian langsung menuju hotel tempat bermalam di Bali. Presiden akan melanjutkan rangkaian kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

Baca juga: Ini Saran Apindo untuk Jokowi Respons Perang Dagang AS-China

Beberapa agenda yang akan dihadiri Presiden, yakni penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Kabupaten Bangli dan meninjau kawasan wisata Waduk Muara Nusa Dua, Kota Denpasar.

Turut mendampingi Presiden, yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana serta Johan Budi Saptopribowo dan Sekretaris Pribadi Anggit Noegroho.

Kompas TV Sidang pendahuluan perkara sengketa hasil pemilu presiden 2019 akan digelar Jumat (14/6) di Mahkamah Konstitusi. Bukan hanya fokus pada sisi kecurangan Pilpres, BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga akan mengungkit status jabatan Ma’ruf Amin sebagai ketua dewan pengawas syariah di dua bank yang dinilai melanggar aturan. Tim hukum pasangan Prabowo-Sandi sebagai pihak pemohon meyakini kalau paslon nomor urut 01 akan didiskualifikasi oleh hakim. #GugatanPilpres #SidangMK #GugatanPrabowo

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X