Redam Tensi Politik, Relawan Jokowi Ajak Pendukung Prabowo "Bukber"

Kompas.com - 22/05/2019, 19:51 WIB
Pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meluapkan kegembiraannya seusai deklarasi kemenangan Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, di Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Para pendukung meluapkan kegembiraanya seusai Prabowo mendeklarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen. ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARSOPendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meluapkan kegembiraannya seusai deklarasi kemenangan Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, di Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Para pendukung meluapkan kegembiraanya seusai Prabowo mendeklarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang tergabung dalam organisasi Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) akan menggelar buka puasa bersama dengan mengajak serta para pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Acara bertajuk 'Buka Puasa Bersama 01 dan 02 untuk Persatuan Indonesia 03' itu rencananya akan digelar kamis (23/5/2019) besok. Tujuannya adalah untuk meredam tensi politik yang makin panas pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil Pilpres.

Ketua Umum DPP JAMAN Iwan Dwi Laksono mengaku telah mengajak rekan-rekan relawan Prabowo-Sandiaga untuk berbuka puasa bersama. Iwan menyebut dirinya dibantu salah seorang pengurus Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Baca juga: BPN Enggan Sebut Demonstran Penolak Hasil Pilpres sebagai Pendukung Prabowo-Sandiaga

"Satu per satu organ relawan baik 01 dan 02 kami datangi untuk ikut mengadiri acara tersebut. Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat kita sama-sama mengintropeksi diri, stop caci maki, saatnya kita bersama menyambung silaturahmi," kata Iwan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/5/2019).

Iwan merasa prihatin dengan situasi yang kian memanas pasca penetapan hasil Pilpres.

Padahal kubu pasangan calon nomor urut 02 sudah menyatakan akan menggugat hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun para pendukungnya tetap protes di jalanan yang mengganggu ketertiban umum bahkan menimbulkan korban jiwa.

"Seharusnya ini tidak boleh terjadi, rakyat tidak boleh jadi korban untuk kepentingan elite," kata dia.

Baca juga: Imbauan Prabowo Dinilai Belum Cukup, Seharusnya Minta Pendukung Pulang

Oleh karena itu, menurut dia JAMAN ingin memberikan pesan pentingnya kesadaran bersama guna merekatkan kembali hubungan yang retak akibat beda pilihan saat Pemilu.

Menyambung silaturahim di antara organ relawan baik 01 ataupun 02 adalah satu-satunya cara mendinginkan suasana demi keutuhan bangsa.

"Pertarungan maupun perdebatan telah usai, saatnya kembali kita membangun bangsa ini," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpinan KPK Datangi Kantor Anies Baswedan, Ini yang Dibicarakan...

Pimpinan KPK Datangi Kantor Anies Baswedan, Ini yang Dibicarakan...

Nasional
Kejagung Periksa Tiga Saksi Terkait Korupsi Impor Tekstil India

Kejagung Periksa Tiga Saksi Terkait Korupsi Impor Tekstil India

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Pengaruhi Legitimasi Jokowi

Putusan MA Dinilai Tak Pengaruhi Legitimasi Jokowi

Nasional
Rekor 2.657 Kasus Baru Covid-19, Jokowi: Ini Lampu Merah Lagi

Rekor 2.657 Kasus Baru Covid-19, Jokowi: Ini Lampu Merah Lagi

Nasional
Susi Pudjiastuti Ingatkan Masyarakat Selalu Optimis di Masa Pandemi Covid-19

Susi Pudjiastuti Ingatkan Masyarakat Selalu Optimis di Masa Pandemi Covid-19

Nasional
Kejagung Periksa 21 Saksi Terkait Kasus Jiwasraya Jilid II, Berikut Daftar Namanya

Kejagung Periksa 21 Saksi Terkait Kasus Jiwasraya Jilid II, Berikut Daftar Namanya

Nasional
Menko PMK: Produsen Rapid Test Kit Dalam Negeri Jangan Terbuai Proteksi Pemerintah

Menko PMK: Produsen Rapid Test Kit Dalam Negeri Jangan Terbuai Proteksi Pemerintah

Nasional
Cerita Susi Pudjiastuti Ikut Kejar Paket C: Tidak Perlu Malu...

Cerita Susi Pudjiastuti Ikut Kejar Paket C: Tidak Perlu Malu...

Nasional
Secapa AD Dijaga Ketat, Pemerintah Ingin Tak Ada Penularan Covid-19 Keluar Kompleks

Secapa AD Dijaga Ketat, Pemerintah Ingin Tak Ada Penularan Covid-19 Keluar Kompleks

Nasional
Wapres: Penyiapan SDM Salah Satu Prioritas Pembangunan Pemerintah

Wapres: Penyiapan SDM Salah Satu Prioritas Pembangunan Pemerintah

Nasional
Menurut Susi Pudjiastuti, Bansos Covid-19 Semestinya Berbentuk Uang

Menurut Susi Pudjiastuti, Bansos Covid-19 Semestinya Berbentuk Uang

Nasional
Menag Jelaskan Alasan Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Adha

Menag Jelaskan Alasan Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Adha

Nasional
Teken Kerja Sama dengan Perumnas, Jamdatun Ingatkan soal Tata Kelola Keuangan

Teken Kerja Sama dengan Perumnas, Jamdatun Ingatkan soal Tata Kelola Keuangan

Nasional
Kakesdam Siliwangi Sebut Mayoritas Positif Covid-19 di Secapa AD Tanpa Gejala

Kakesdam Siliwangi Sebut Mayoritas Positif Covid-19 di Secapa AD Tanpa Gejala

Nasional
Penularan Covid-19 Bisa Lewat Udara, Ini Penjelasan Pemerintah dan Pencegahannya

Penularan Covid-19 Bisa Lewat Udara, Ini Penjelasan Pemerintah dan Pencegahannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X