Hingga H-1 Batas Akhir, Baru 7 Parpol yang Laporkan Dana Kampanye

Kompas.com - 01/05/2019, 22:30 WIB
Partai Solidaritas Indonesia Serahkan Laporan Dana Kampanye di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019). KOMPAS.com/FITRIA CHUSNA FARISAPartai Solidaritas Indonesia Serahkan Laporan Dana Kampanye di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh partai politik peserta Pemilu 2019 telah menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

Sisanya, sebanyak sembilan parpol dan dua pasangan capres cawapres belum menyerahkan LPPDK.

"Kita awali (masa penyerahan LPPDK) dari tanggal 26 April, sampai sebelum maghrib tadi baru ada 7 parpol yang menyerahkan," kata Kepala Biro Hukum KPU RI Joyo Wardono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2019).

Tujuh parpol yang sudah menyerahkan LPPDK itu adalah PKS, Gerindra, Nasdem, PDI Perjuangan, PKB, PSI, dan PKPI.


Baca juga: PKPI Laporkan Dana Kampanye Rp 6,29 Miliar, Terbanyak Buat APK

Sedangkan parpol yang belum menyerahkan LPPDK adalah Golkar, Garuda, Berkarya, Perindo, PPP, PAN, Hanura, Demokrat, dan PBB.

Penyerahan LPPDK dilakukan paling lambat Kamis (2/5/2018).

"Sembilan parpol yang mereka harus sampaikan besok jam 18.00 WIB," ujar Joyo.

LPPDK yang diserahkan kemudian akan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk oleh KPU.

Baca juga: PSI Laporkan Dana Kampanye Rp 84,6 Miliar

Selanjutnya, KPU akan mengumumkan hasil audit jika seluruh prosesnya sudah selesai.

"Tentunya nanti hasil ini setelah diaudit oleh kawan-kawan KAP, itulah nanti yang resmi akan diumumkan oleh KPU," kata Joyo.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X