3 Tahun Pemilu Terus, Ketua Komisi II Soroti Polarisasi di Masyarakat

Kompas.com - 26/04/2019, 09:22 WIB
Pekerja menyegel kotak suara sebelum didistribusikan ke kelurahan di gudang logistik KPU, GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019). KPU Jakarta Selatan mulai mendistribusikan kotak suara beserta logistik Pemilu serentak 2019 ke TPS yang tersebar di kelurahan di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja menyegel kotak suara sebelum didistribusikan ke kelurahan di gudang logistik KPU, GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019). KPU Jakarta Selatan mulai mendistribusikan kotak suara beserta logistik Pemilu serentak 2019 ke TPS yang tersebar di kelurahan di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali menyoroti polarisasi di tengah masyarakat yang muncul selama pemilu.

Menurut dia, itu merupakan dampak dari pemilu yang berturut-turut dilakukan selama tiga tahun terakhir.

"Kita baru habis Pilkada 2017 dan 2018. Habis itu kita langsung masuk ke Pileg dan Pilpres. Luka yang ada di pilkada bisa jadi belum sembuh, tambah lagi di sini," ujar Amali di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

"Praktis kita ini dari 2017, 2018, sampai 2019 itu selamat 3 tahun, kita pemilu terus. Baik pemilu nasional maupun daerah," tambah dia.

Baca juga: Sandiaga, Imbauan Tak Terpecah Belah, dan Keyakinan terhadap Pemilu yang Jujur...

Dia berharap ke depan waktu pelaksanaan pemilu bisa dievaluasi kembali. Ini menjadi salah satu evaluasinya dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Selain itu, Amali juga menyoroti waktu kampanye yang begitu panjang. Menurut dia, hal itu menyerap energi yang luar biasa bagi para peserta pemilu, baik calon presiden, wakil presiden, dan calon legislatif.

Meski demikian, dia menilai secara keseluruhan pelaksanaan Pemilu 2019 sudah baik. Kekurangan dalam beberapa hal harus menjadi pembelajaran untuk perbaikan ke depan.

"Sebagai negara yang baru pertama punya pengalaman melaksanakan ini secara bersamaan, penilaian pribadi saya ini berjalan dengan baik. Adapun kekurangan di sana-sini, ya itu harus kita perbaiki," ujar dia.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X