Ma'ruf Amin Akui Tiga Kartu Baru Jokowi Masih Harus Disosialisasikan

Kompas.com - 03/04/2019, 16:43 WIB
Cawapres nomor urut 01 K.H. Maruf Amin tiba untuk mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat Capres Putaran Ketiga yang menampilkan kedua Cawapres tersebut bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj. ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoCawapres nomor urut 01 K.H. Maruf Amin tiba untuk mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat Capres Putaran Ketiga yang menampilkan kedua Cawapres tersebut bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengakui tiga kartu baru dari capres petahana Joko Widodo masih harus terus disosialisasikan ke masyarakat.

Ketiga kartu baru itu ialah Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Kartu Pra-kerja.

Hal itu disampaikan Ma'ruf menanggapi survei Indo Barometer ihwal minimnya pengetahuan masyarakat terkait tiga kartu baru Jokowi tersebut.

"Ya harus kami terus sosialisasikan (ke masyarakat)," ujar Ma'ruf di sela safari politiknya di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/4/2019).

Baca juga: Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Belum Tahu Tiga Kartu Baru Jokowi

Ia menambahkan penggunaan kartu untuk pelayanan sosial di berbagai bidang yang ditujukan kepada masyarakat sangat penting di era sistem daring seperti ini.

Ma'ruf mengatakan pelayanan terhadap masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan selainnya tak akan efisien jika tidak menggunakan kartu seperti yang sudah dilakukan di pemerintahan Jokowi.

"Apalagi tidak pakai kartu. Kalau nanti masyarakat sudah melek kartu, melek digital, nanti tidak perlu lagi pakai kartu, cukup pakai hand phone," lanjut dia.

Baca juga: Jokowi Ingatkan, 3 Kartu Saktinya Baru Diwujudkan Tahun 2020

Diberitakan sebelumnya, mayoritas tiga kartu baru yang ditawarkan capres petahana Joko Widodo belum banyak diketahui oleh publik.

Berdasarkan survei Indo Barometer yang dilakukan pada 15-21 Maret 2019, baru 31,76 persen masyarakat yang mengetahui tiga kartu baru Jokowi.

"Dari data survei, diketahui terkait Kartu Sembako Murah tercatat sebanyak 40,5 persen yang tahu. Terkait KIP Kuliah sebanyak 27 persen yang tahu. Sedangkan terkait Kartu Pra-kerja 27,8 persen yang tahu," ujar peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli di lokasi pemaparan survei di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Bila dirata-ratakan dari jumlah tersebut, hanya 31,76 persen masyarakat yang mengenal ketiga kartu baru tersebut.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X