Survei Alvara: Jokowi-Ma'ruf Dipilih Kalangan "Baby Boomer", Prabowo-Sandiaga Menempel Ketat di "Gen Z"

Kompas.com - 27/03/2019, 18:38 WIB
Dua pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Joko Widodo-Maruf Amin saat acara pengambilan nomor urut di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMODua pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Joko Widodo-Maruf Amin saat acara pengambilan nomor urut di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei Alvara Research Center menunjukkan sebagian besar kelompok usia baby boomer atau kelompok yang lahir pada kurun waktu 1946-1964 cenderung memilih pasangan capres cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dibandingkan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Sementara itu, kelompok generasi Z atau juga pemilih pemula terbelah nyaris sama rata pada kedua pasangan capres serta cawapres. Generasi Z adalah mereka yang lahir setelah 1995.  

"Pada Oktober 2018, 57,5 persen kelompok baby boomer memilih Jokowi-Ma'ruf. Sementara 30,4 persen lainnya memilih Prabowo-Sandiaga," papar CEO Alvara, Hasanuddin Ali melalui siaran persnya, Rabu (27/3/2019).

Pada Desember 2018, disparitas elektabilitas kedua kandidat pada kelompok baby boomer kian melebar. Sebanyak 61,1 persen memilih Jokowi-Ma'ruf. Sementara Prabowo-Sandiaga dipilih 26,0 persen.

Puncaknya pada bulan Februari 2019, sebanyak 66,0 persen memilih Jokowi-Ma'ruf. Sementara, kelompok baby boomer yang memilih Prabowo-Sandiaga semakin mengecil, menjadi 24 persen.

Baca juga: Kunjungan Jokowi ke Dumai dan Harapan Peningkatan Elektabilitas

Pada kelompok usia milenial, disparitas elektabilitas pasangan 01 dan 02 cenderung statis. Berdasarkan survei pada Oktober 2018, responden yang memilih Jokowi-Ma'ruf sebanyak 53,6 persen.

Pada Desember 2018, menurun sedikit menjadi 52,5 persen. Sementara pada Februari 2019, jumlah responden yang memilih Jokowi-Ma'ruf menjadi 51,5 persen.

Adapun, pada Oktober 2018, elektabilitas Prabowo-Sandiaga sebesar 34,5 persen. Pada Desember 2018 naik menjadi 37,9 persen dan jumlahnya tetap pada survei yang digelar Februari 2019, yakni 37,2 persen.

"Nah, di kelompok suara gen z, ini cukup dinamis. Survei kami pada Oktober 2018, Jokowi-Ma'ruf meraih 47,9 persen. Sementara, pada waktu yang sama, jumlah kelompok usia gen z yang memilih Prabowo-Sandiaga sebesar 36,1 persen," ujar Hasanuddin.

Baca juga: Survei Alvara: Jokowi-Maruf 53,9 Persen, Prabowo-Sandi 34,7 Persen

Dalam waktu dua bulan, terjadi peningkatan suara pada kedua kandidat. Jumlah kelompok gen z yang memilih Jokowi-Ma'ruf sebesar 54,0 persen. Sementara, yang memilih Prabowo-Sandiaga sebesar 36,1 persen.

Survei terbaru pada Februari 2019, jumlah pemilih Jokowi-Ma'ruf pada gen z menurun menjadi 44,0 persen. Sementara, jumlah pemilih Prabowo-Sandiaga melonjak menjadi 42,5 persen.

"Dari keseluruhan survei ini, menunjukkan margin keunggulan Jokowi-Ma'ruf semakin tebal di baby boomer. Sementara di gen z dan milenial, elektabilitas Prabowo-Sandiaga menempel cukup ketat Jokowi-Ma'ruf," ujar Hasanuddin.

Kompas TV Peneliti LIPI, Syamsuddin Haris mengklarifikasi informasi simpang siur terkait survei elektabilitas salah satu capres. LIPI menegaskan pihaknya belum merilis survei apapun terkait capres tahun ini. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia telah memberikan klarifikasinya terkait isu survei capres. Kita bahas lebih dalam bersama peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Syamsuddin Haris. #LIPI #SurveiCapres

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI AD Terima Laporan Hasil Uji Klinis Obat Anticovid-19, Diklaim Ampuh 90 Persen

TNI AD Terima Laporan Hasil Uji Klinis Obat Anticovid-19, Diklaim Ampuh 90 Persen

Nasional
Ketua KPU Harap Semua Pihak Terapkan Protokol Kesehatan di Setiap Proses Pilkada 2020

Ketua KPU Harap Semua Pihak Terapkan Protokol Kesehatan di Setiap Proses Pilkada 2020

Nasional
Jokowi Bersepeda Sambil Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

Jokowi Bersepeda Sambil Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

Nasional
UPDATE : Tak Kurang dari 1.862.801 Spesimen Terkait Covid-19 Telah Diperiksa

UPDATE : Tak Kurang dari 1.862.801 Spesimen Terkait Covid-19 Telah Diperiksa

Nasional
KPU: 226 Daerah Sudah Transfer 100 Persen Dana Pilkada 2020 ke Penyelenggara Pemilu

KPU: 226 Daerah Sudah Transfer 100 Persen Dana Pilkada 2020 ke Penyelenggara Pemilu

Nasional
Azwar Anas: Pemimpin Ideal Itu yang Mendengarkan Aspirasi Rakyat

Azwar Anas: Pemimpin Ideal Itu yang Mendengarkan Aspirasi Rakyat

Nasional
UPDATE : Kasus Suspek Covid-19 Tembus 76.327 Orang

UPDATE : Kasus Suspek Covid-19 Tembus 76.327 Orang

Nasional
Bertambah 2.345 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

Bertambah 2.345 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

Nasional
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 50 Orang, Total 6.071 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 50 Orang, Total 6.071 Pasien Covid-19 Meninggal

Nasional
Update: Bertambah 2.345, Kasus Covid-19 Jadi 137.468 Orang

Update: Bertambah 2.345, Kasus Covid-19 Jadi 137.468 Orang

Nasional
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 1.703 Orang, Total 91.321 Pasien Sembuh dari Covid-19

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 1.703 Orang, Total 91.321 Pasien Sembuh dari Covid-19

Nasional
Erick Thohir Klaim Angka Kematian Covid-19 Indonesia Rendah

Erick Thohir Klaim Angka Kematian Covid-19 Indonesia Rendah

Nasional
Bio Farma Memperkirakan Vaksin Covid-19 Diproduksi Februari atau Maret 2021

Bio Farma Memperkirakan Vaksin Covid-19 Diproduksi Februari atau Maret 2021

Nasional
Muchdi Pr Klaim Tak Ada Dualisme di Tubuh Partai Berkarya

Muchdi Pr Klaim Tak Ada Dualisme di Tubuh Partai Berkarya

Nasional
Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Gelar Rakernas Sosialisasikan Hasil Munaslub

Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Gelar Rakernas Sosialisasikan Hasil Munaslub

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X