Kunjungan Jokowi ke Dumai dan Harapan Peningkatan Elektabilitas

Kompas.com - 27/03/2019, 13:56 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo ngopi di Kedai Kopi Arabika, Kota Dumai, Riau, Selasa (26/3/2019). Fabian Januarius KuwadoCapres nomor urut 01 Joko Widodo ngopi di Kedai Kopi Arabika, Kota Dumai, Riau, Selasa (26/3/2019).

DUMAI, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo merasa gembira atas kunjungannya ke Kota Dumai, Provinsi Riau, Selasa (26/3/2019).

Antusiasme masyarakat Dumai dinilainya cukup tinggi. Puluhan ribu orang menghadiri kampanye terbuka yang dilakukan Jokowi di Taman Bukit Gelanggang.

Di sepanjang jalan yang dilintasi calon petahana ini, warga berjejer menyambutnya.

"Khusus di Dumai, memang pertama kalinya seorang presiden datang ke sini," ujar Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Kedai Kopi Arabika, pusat Kota Dumai, Selasa malam.

Baca juga: Hadiah Jokowi untuk Dumai...

Jokowi berharap, kehadirannya di Dumai akan membawa efek elektoral pada Pemilu 2019.

Pada Pemilu 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mengalami kekalahan di Dumai.

Berdasarkan rekapitulasi resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowi-Kalla memperoleh 1.342.817 (23,08 persen).

Sementara, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 1.349.338 (50,12 persen).

"Insya Allah di Riau sekarang semakin baik, semakin baik," ujar Jokowi.

Baca juga: Saat Jokowi Mendadak Beli Durian di Dumai

Meski demikian, Jokowi mengakui, masih ada beberapa kabupaten dan kota di Riau yang perlu digenjot kembali kerja-kerja politiknya.

Daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru.

"Memang ada kabupaten dan kota yang masih perlu kerja keras, ini tadi sudah saya sampaikan di kabupaten ini kabupaten ini, pendekatannya seperti ini seperti ini, sudah disampaikan," ujar Jokowi.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jusuf Kalla: Musuem Nabi Muhammad SAW Akan Jadi Ikon Baru Jakarta

Jusuf Kalla: Musuem Nabi Muhammad SAW Akan Jadi Ikon Baru Jakarta

Nasional
113 Oknum Polisi Dipecat Sepanjang 2020, Mayoritas Terjerat Kasus Narkoba

113 Oknum Polisi Dipecat Sepanjang 2020, Mayoritas Terjerat Kasus Narkoba

Nasional
Menko PMK Sebut Ketimpangan Distribusi Dokter Jadi Tantangan Terbesar Kesehatan Nasional

Menko PMK Sebut Ketimpangan Distribusi Dokter Jadi Tantangan Terbesar Kesehatan Nasional

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 1.668 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, Kasus Perdana di Polandia dan Portugal

UPDATE 25 Oktober: 1.668 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, Kasus Perdana di Polandia dan Portugal

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 2.497 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 25 Oktober: 2.497 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Menko PMK Akui Rokok Penghasil Devisa Tertinggi, tetapi Sebabkan Kerugian Kesehatan yang Besar

Menko PMK Akui Rokok Penghasil Devisa Tertinggi, tetapi Sebabkan Kerugian Kesehatan yang Besar

Nasional
Tingkatkan Kesejahteraan Warga Desa, Kemendes Luncurkan Program JPS

Tingkatkan Kesejahteraan Warga Desa, Kemendes Luncurkan Program JPS

Nasional
Ini Topik yang Dibicarakan Prabowo Saat Bertemu Menhan Turki

Ini Topik yang Dibicarakan Prabowo Saat Bertemu Menhan Turki

Nasional
Menko PMK: Rokok Salah Satu Penghambat Pembangunan Manusia di Indonesia

Menko PMK: Rokok Salah Satu Penghambat Pembangunan Manusia di Indonesia

Nasional
Jadi Tersangka karena Diduga Hina NU, Gus Nur Ditahan 20 Hari

Jadi Tersangka karena Diduga Hina NU, Gus Nur Ditahan 20 Hari

Nasional
Pandemi Covid-19 dan Apresiasi untuk Dokter pada Hari Dokter Nasional...

Pandemi Covid-19 dan Apresiasi untuk Dokter pada Hari Dokter Nasional...

Nasional
Kompol IZ Jadi Kurir Narkoba di Riau, Mabes Polri: Ancamannya Hukuman Mati

Kompol IZ Jadi Kurir Narkoba di Riau, Mabes Polri: Ancamannya Hukuman Mati

Nasional
Menkes: Terima Kasih atas Pengabdian Tulus Para Dokter...

Menkes: Terima Kasih atas Pengabdian Tulus Para Dokter...

Nasional
Ketum Golkar: Target Menang Pilkada 60 Persen, Langkah Awal Rebut Kejayaan 2024

Ketum Golkar: Target Menang Pilkada 60 Persen, Langkah Awal Rebut Kejayaan 2024

Nasional
Jokowi Ungkap Alasan RUU Cipta Kerja Dikebut di Tengah Pandemi

Jokowi Ungkap Alasan RUU Cipta Kerja Dikebut di Tengah Pandemi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X