Timses Harus Waspada, Bisa Ada Fenomena Migrasi Suara di Menit Terakhir

Kompas.com - 24/03/2019, 17:02 WIB
Kompas TV Sebulan jelang Pilpres peran calon wakil Presiden makin dioptimalkan untuk menarik simpati pemilih, bagaimana responden Litbang Kompas membaca peran para Cawapres di Pilpres? Dan bagaimana memaksimalkan peran para Cawapres ini untuk mendongkrak suara? KompasTV mengulasnya bersama Giani peneliti Litbang Kompas dan juga Nyarwi Ahmad Director for Presidential Studies Decode UGM. #Pilpres2019 #Cawapres #LitbangKompas

Baca juga: Wiranto: Ada Pihak Gunakan Cara Kotor Singkirkan Lawan Politik di Pemilu 2019

Faktor ketiga adalah karena mesin politik yang benar-benar bekerja dan keempat adalah program-program yang bagus.

Namun, ada faktor X yang disebut Firman sebagai blessing in disguise. Ini merupakan situasi yang terjadi mendadak dan tidak diprediksi sebelumnya.

Situasi ini membawa kerugian bagi salah satu paslon yang melakukan blunder. Namun bisa menjadi berkah bagi lawan politiknya.

Baca juga: Wiranto Ingatkan TNI-Polri Amankan Pemilu 2019 Sesuai Aturan Hukum

Firman mengatakan semua faktor itu bisa menyebabkan hasil hitung yang jauh berbeda dengan prediksi lembaga survei.

Menurut Firman, masing-masing tim sukses pasangan calon harus mewaspadai fenomena ini. Selalu ada pada peluang bagi dua pasangan calon untuk memenangkan kontestasi ini.

Oleh karena itu, masing-masing timses harus konsisten mengampanyekan program agar dukungan untuk paslon tetap terjaga.

"Jadi seperti yang saya sampaikan bahwa ada fenomena ketika kemigrasian ini sama sekali tidak ditangkap oleh timses maupun lembaga survei dan benerapa kasus terjadi di pilkada. Ini hal biasa dan langkah terbaik adalah mewaspadai kemungkinan itu," kata dia.

 

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X