Kompas.com - 17/02/2019, 18:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta masukan dari anggota DPR partai koalisi terkait materi debat capres kedua pada Minggu (17/2/2019) malam.

"Ya tadi kan para jubir baru kumpul menyamakan persepsi, saling memperkaya materi. Beberapa anggota komisi terkait, seperti Ketua Komisi IV, ada anggota Komisi VII, Komisi V, ada Pak Zul (Zulkifli Hasan) juga ada," kata Direktur Materi Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, seperti dikutip Antara.

Baca juga: Timses: Prabowo Akan Beri Kejutan Saat Debat

Prabowo beserta tim pemenangan melakukan diskusi terakhir untuk menyamakan sudut pandang tema debat kali ini.

"Kita memperkaya informasi data dan cara pandang perspektif. Kita nanti maghrib di sini dan pukul 19.00 WIB kita bergerak," ucap Sudirman.

Ketika ditanya mengenai hal-hal apa saja yang akan disampaikan di debat, kata dia, Prabowo sebagai penantang akan memberikan dialog cerdas saat debat nanti.

"Hal yang wajar kalau petahana menyampaikan apa saja yang sudah dikerjakan, dan penantang memberi harapan ke depan seperti apa. Bukan tangkis menangkis, ini bukan bulu tangkis, jadi nanti akan banyak dialog yang mencerdaskan dan memberi wawasan kepada masyarakat," tutur Sudirman.

Baca juga: Dahnil Anzar Sebut Prabowo Minta Sandi Tak Hadiri Debat

Sementara itu, Wakil Ketum Partai Gerindra Edhy Prabowo menambahkan, Prabowo telah memanggil beberapa anggota komisi untuk dimintai masukkan terkait materi debat.

"Iya kita komisi IV, V, VI, VII dipanggil, dan sudah memberi masukkan semua. Semua yang kita ketahui kita kasih masukkan," ujarnya.

Diskusi tersebut sekaligus untuk melengkapi sejumlah data.

"Diskusi melengkapi data-data yang belum. Secara prinsip Pak Prabowo siap, tinggal nunggu waktu pelaksanaan saja, mohon doanya saja semoga beliau bisa membawa lepas," tuturnya.

Debat Pilpres 2019 kedua akan mempertemukan dua capres, yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Debat kedua digelar Minggu malam ini di Hotel Sultan dengan tema infrastruktur, energi dan pangan, serta SDA dan Lingkungan Hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat Terbuka Koalisi dengan PKB, tapi...

Demokrat Terbuka Koalisi dengan PKB, tapi...

Nasional
UPDATE 26 Mei: Tambah 246, Total Kasus Covid-19 Capai 6.053.670

UPDATE 26 Mei: Tambah 246, Total Kasus Covid-19 Capai 6.053.670

Nasional
Denda hingga Ratusan Juta Menanti CPNS yang Mengundurkan Diri

Denda hingga Ratusan Juta Menanti CPNS yang Mengundurkan Diri

Nasional
Situasi Pandemi Melandai, Jokowi Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit Kembali

Situasi Pandemi Melandai, Jokowi Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit Kembali

Nasional
Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Apa Sanksinya?

Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Apa Sanksinya?

Nasional
Bongkar Data Pemerintah Tak Akurat, Rieke Diah Pitaloka Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi UI

Bongkar Data Pemerintah Tak Akurat, Rieke Diah Pitaloka Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi UI

Nasional
Draf RKUHP, Pemerintah Usul Cabut Aturan Kepala Desa Bisa Adukan Pasangan Kumpul Kebo

Draf RKUHP, Pemerintah Usul Cabut Aturan Kepala Desa Bisa Adukan Pasangan Kumpul Kebo

Nasional
Begini Ragam Cara Teroris di Indonesia Kumpulkan Dana untuk ISIS

Begini Ragam Cara Teroris di Indonesia Kumpulkan Dana untuk ISIS

Nasional
Pemerintah Usul Aborsi Tak Dipidana jika Darurat Medis dan Hamil Akibat Perkosaan

Pemerintah Usul Aborsi Tak Dipidana jika Darurat Medis dan Hamil Akibat Perkosaan

Nasional
Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Kemenhub Paling Banyak

Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Kemenhub Paling Banyak

Nasional
BKN Ungkap Alasan Ratusan CPNS Mengundurkan Diri: Gaji Terlalu Kecil Sehingga Hilang Motivasi

BKN Ungkap Alasan Ratusan CPNS Mengundurkan Diri: Gaji Terlalu Kecil Sehingga Hilang Motivasi

Nasional
Mahasiswa yang Ditangkap Densus karena Jadi Simpatisan ISIS Terancam 5 Tahun Penjara

Mahasiswa yang Ditangkap Densus karena Jadi Simpatisan ISIS Terancam 5 Tahun Penjara

Nasional
MA Diminta Pecat Hakim PN Rangkasbitung yang Tersandung Kasus Narkoba, Tak Perlu Tunggu Proses Hukum

MA Diminta Pecat Hakim PN Rangkasbitung yang Tersandung Kasus Narkoba, Tak Perlu Tunggu Proses Hukum

Nasional
40 Petani di Bengkulu Dibebaskan, PP Muhammadiyah: Saatnya Pemerintah Memihak Rakyat Bawah

40 Petani di Bengkulu Dibebaskan, PP Muhammadiyah: Saatnya Pemerintah Memihak Rakyat Bawah

Nasional
Profil Adam Malik, Wartawan yang Jadi Wakil Presiden Ke-3 RI

Profil Adam Malik, Wartawan yang Jadi Wakil Presiden Ke-3 RI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.