Hadiri Harlah PPP, Ma'ruf Amin Kenang Dirinya Saat Jadi Anggota DPRD DKI

Kompas.com - 06/01/2019, 22:20 WIB
KH Maruf Amin dan KH Maimoen Zubair di harlah PPP Kompas.com/Rakhmat Nur HakimKH Maruf Amin dan KH Maimoen Zubair di harlah PPP

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri harlah PPP di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).

Setiba di sana, Ma'ruf langsung disambut Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani beserta sejumlah elite PPP lainnya.

Ma'ruf diagendakan memberikan tausiyah kebangsaan di harlah PPP. Sebelum acara dimulai, Ma'ruf dan Romahurmuziy tampak berbicara empat mata sekitar lima menit di salah satu ruangan.

Baca juga: Komentar Maruf Amin soal Pemberian Pertanyaan Sebelum Debat


Dalam tausiyahnya, Ma'ruf berterima kasih kepada PPP karena telah mendukung pencalonannya sebagai cawapres mendampingi calon presiden Joko Widodo.

"Saya juga terima kasih karena PPP mendukung pencalonan Pak Jokowi sebagai presiden dan saya sebagai cawapres," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf juga sempat mengenang masa-masa saat menjadi politisi PPP. Kala itu, ia terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP pada tahun 1977.

Baca juga: Tim Kampanye: Jokowi-Maruf Siap Hadapi Debat Pilpres 2019

"Tahun 1977 saya maju dan terpilih menjadi anggota DPRD DKI mewakili PPP. Jadi saya jadi PPP cukup lama, delapan tahun. Oleh karena itu saya juga ikut berbahagia atas harlah PPP," ujarnya. 

Acara harlah PPP juga dihadiri tokoh penting PPP lainnya, seperti sesepuh PPP KH Maimoen Zubair dan Ketua Majelis Pakar PPP yang juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Nasional
Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Nasional
Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Nasional
Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Nasional
Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Nasional
Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Nasional
Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Nasional
Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Nasional
Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Nasional
Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Nasional
Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Nasional
Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Nasional
Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Nasional
Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Nasional
Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X