Jokowi: Gibran "Feeling" Politiknya Belum Ada, Kaesang Apalagi... - Kompas.com

Jokowi: Gibran "Feeling" Politiknya Belum Ada, Kaesang Apalagi...

Kompas.com - 08/12/2018, 15:10 WIB
Presiden Joko Widodo dan keluarga jalan-jalan di Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12/2018) pagi.KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo dan keluarga jalan-jalan di Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12/2018) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo bicara soal ketertarikan anak-anaknya dalam dunia politik.

Menurut dia, baik Gibran Rakabuming Raka maupun Kaesang Pangarep belum punya ketertarikan dengan dunia yang digelutinya saat ini.

"Kalau saya lihat, sebagai bapaknya anak-anak, kan sering ngobrol, Gibran ini belum, feeling politiknya belum ada. Masih senang 100 persen di dunia usaha. Kelihatannya belum ingin masuk (politik)," kata Jokowi berbincang santai dengan wartawan di Green Garden Cafe, Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12/2018).

Baca juga: Saat Jokowi Ikut Menggoda Kaesang di Twitter....

Dalam acara tersebut, Jokowi turut mengajak Ibu Negara Iriana beserta anak, cucu, dan menantunya berbincang dengan wartawan. Gibran Rakabuming beserta istri Selvi Ananda, dan putra mereka Jan Ethes Sri Narendra.

Kahiyang Ayu juga datang bersama suami Bobby Nasution dan putri mereka Sedah Mirah Nasution. Sementara Kaesang Pangarep absen karena tengah meresmikan pembukaan cabang Sang Pisang di Makassar.

"Kaesang apalagi (belum tertarik dengan politik), masih senangnya buka cabang di sana, buka di sini," ujar dia.

Baca juga: Jokowi Kerap Diserang Fitnah dan Hoaks, Apa Komentar Keluarga?

Jokowi justru menilai menantunya, Bobby Nasution, yang sudah tertarik mengikuti jejaknya untuk masuk ke dunia politik.

"Yang saya lihat feeling politik sudah mulai masuk itu Bobby. Dikit-dikit sudah. Lebih ada keinginan. Bicara politik juga sudah ada. Yang lain belum," kata dia.

Kendati demikian, Bobby sendiri mengaku belum tertarik masuk politik. Sama seperti Gibran dan Kaesang, ia masih tertarik menggeluti dunia usaha.

"Mungkin sama dengan yang dibilang Mas Gibran tadi, masih di dunia usaha dulu. Lebih fokus di dunia usaha dulu," kata dia.


Terkini Lainnya

JK: Pemerintah Tak Selalu Tertuduh dalam Pelanggaran HAM, Terkadang Jadi Korban

JK: Pemerintah Tak Selalu Tertuduh dalam Pelanggaran HAM, Terkadang Jadi Korban

Nasional
KAI Daop 6 Yogyakarta Terjunkan Petugas Ronda Amankan Daerah Rawan

KAI Daop 6 Yogyakarta Terjunkan Petugas Ronda Amankan Daerah Rawan

Regional
Kritik Pemerintah Arab Saudi, Presenter Ini Dilarang Tampil di Acara Televisi

Kritik Pemerintah Arab Saudi, Presenter Ini Dilarang Tampil di Acara Televisi

Internasional
Tertuduh Mata-mata Rusia Akan Akui Bersalah dan Kerja Sama dengan Jaksa

Tertuduh Mata-mata Rusia Akan Akui Bersalah dan Kerja Sama dengan Jaksa

Internasional
Mendekati Pemilu 2019, Jumlah DPT di Gunungkidul Melonjak Ribuan Orang

Mendekati Pemilu 2019, Jumlah DPT di Gunungkidul Melonjak Ribuan Orang

Regional
Studi: James Bond adalah Seorang Pecandu Alkohol

Studi: James Bond adalah Seorang Pecandu Alkohol

Internasional
Ma'ruf Amin: Januari Saya Akan Turun ke Daerah-daerah

Ma'ruf Amin: Januari Saya Akan Turun ke Daerah-daerah

Nasional
Korban Penipuan DP Rumah Murah di Tangsel Bertambah

Korban Penipuan DP Rumah Murah di Tangsel Bertambah

Megapolitan
Promo, Kartu Jak Lingko Dijual Rp 10.000 hingga Akhir Tahun

Promo, Kartu Jak Lingko Dijual Rp 10.000 hingga Akhir Tahun

Megapolitan
Datangi Kediaman Ma'ruf Amin, PCNU Tangsel Nyatakan Dukungan

Datangi Kediaman Ma'ruf Amin, PCNU Tangsel Nyatakan Dukungan

Nasional
E-KTP Ditemukan Tercecer di Duren Sawit, Polisi Periksa Staf Dukcapil

E-KTP Ditemukan Tercecer di Duren Sawit, Polisi Periksa Staf Dukcapil

Megapolitan
Didatangi Tim OSO, Bawaslu Akan Minta KPU Segera Laksanakan Putusan PTUN

Didatangi Tim OSO, Bawaslu Akan Minta KPU Segera Laksanakan Putusan PTUN

Nasional
Fakta di Balik Kunjungan SBY di Gunungkidul, Menyanyi 'Ojo Podo Nelongso' hingga Makan Bakso Rp 12.500

Fakta di Balik Kunjungan SBY di Gunungkidul, Menyanyi "Ojo Podo Nelongso" hingga Makan Bakso Rp 12.500

Regional
KPK dan 4 Kementerian Sepakati Implementasi Pendidikan Antikorupsi

KPK dan 4 Kementerian Sepakati Implementasi Pendidikan Antikorupsi

Nasional
Pemprov Banten Lepas Saham BJB, Ridwan Kamil Usul Penggantian Nama

Pemprov Banten Lepas Saham BJB, Ridwan Kamil Usul Penggantian Nama

Regional

Close Ads X