Timses Jokowi Akui Kampanye di Media Sosial Belum Optimal - Kompas.com

Timses Jokowi Akui Kampanye di Media Sosial Belum Optimal

Kompas.com - 07/12/2018, 17:02 WIB
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding di Posko Cemara, Rabu (5/12/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding di Posko Cemara, Rabu (5/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengakui pihaknya masih belum optimal dalam berkampanye di media sosial.

Hal itu disampaikan Karding saat ditemui di acara pelatihan TKN Jokowi-Ma'ruf di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

"Cuma selama ini kelemahannya itu belum terkonsentrasi secara apik. Ini sedang dikonsolidasikan," kata Karding.

Meski demikian ia tak khawatir dengan belum optimalnya kampanye di media sosial. Politisi PKB ini meyakini waktu empat bulan ke depan cukup untuk TKN Jokowi-Ma'ruf mengonsolidasikan diri sehingga akan lebih optimal.


Baca juga: Program Jokowi-Maruf Disebut Belum Maksimal, Timses Bakal Gelar Pelatihan

Ia menambahkan kekurangan tim media sosial Jokowi-Ma'ruf ialah belum solid dalam menggelontorkan isu di media sosial. Hal itu terlihat dari belum kompaknya tanda pagar (tagar) yang dibuat dalam memviralkan sebuah isu.

"Itu tadi saya katakan seluruh kekuatan-kekuatan dan potensi-potensi media sosial kami sedang kami konsolidasi. Misalnya ini jumlahnya banyak tapi main tagar sendiri-sendiri ya itu juga menjadi bagian (evaluasi)," lanjut dia.

Sebelumnya, peneliti dari Lingkaran Survei Indonesia Denny JA (LSI) Rully Akbar menuturkan bahwa selama dua bulan masa kampanye, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin belum mengkampanyekan program secara maksimal.

Pasalnya seluruh program yang ditawarkan, tidak ada satupun yang menjadi pembicaraan dan ramai diberitakan media massa.

Berdasarkan hasil survei LSI pada 10 hingga 19 November 2018, terdapat enam program pasangan Jokowi-Ma'ruf yang telah diketahui oleh masyarakat. Rata-rata di atas 50 persen responden mengetahui ke-enam program Jokowi-Ma'ruf.

Baca juga: Survei LSI: Publik Tahu Program Jokowi-Maruf tetapi Tak Membicarakan

Ke-enam program tersebut adalah Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, beras sejahtera, Program Keluarga Harapan, pembangunan infrastruktur dan pembagian sertifikat tanah.

Namun keenam program tersebut tidak masuk dalam 10 daftar teratas yang ramai diberitakan media maupun dibicarakan di media sosial.


Terkini Lainnya


Close Ads X