KPAI Minta Akses Pendidikan Anak-anak Korban Penyerangan Ahmadiyah Tak Terganggu

Kompas.com - 29/05/2018, 02:47 WIB
Kompas TV Mediasi antara Jemaat Ahmadiyah dan Warga Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur berlangsung alot.

Selain itu, Retno menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak korban penyerangan.

“Yang penting pendidikan bagi kami, mereka (anak-anak korban penyerangan)jangan sampai tidak bisa melanjutkan sekolahnya,” ucap Retno.

“Mereka ketakutan terutama sekolah karena sudah tidak sekolah, karena kalau ke sekolah takut ini kan untuk keluar ke jalan aja takut,” sambung dia.

Sementara itu, Retno meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Lombok Timur, yang memiliki kewenangan pendidikan jenjang SD dan SMP, agar segera berkoordinasi dengan pihak sekolah anak-anak korban.

Lebih lanjut, Retno mengungkapkan perlu solusi jangka panjang untuk menampung Jemaah Ahmadiyah.

“Melihat situasi ya karena rumahnya rubuh juga kan tidak akan kembali dalam waktu dekat dan masih dalam tidak aman nah berarti mereka tetep di balai latihan kerja kalau mereka berada di latihan kerja ini jangka panjang harus dipikirkan banget,” ungkap dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X