Neno Warisman, Donatur Terbesar Deklarasi #2019GantiPresiden

Kompas.com - 06/05/2018, 15:17 WIB
Ketua Jaklovers, komunitas pendukung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menjadi calon gubernur DKI, Neno Warisman, mengunjungi rumah Mantan Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2016). Nursita SariKetua Jaklovers, komunitas pendukung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menjadi calon gubernur DKI, Neno Warisman, mengunjungi rumah Mantan Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2016).
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelompok masyarakat menggelar deklarasi akbar Gerakan #2019GantiPresiden di sisi selatan Monas, Jakarta Pusat, Dalam deklarasi itu juga dibagikan buku saku kepada masyarakat tentang inti gerakan tersebut.

Inisiator gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera mengungkapan asal muasal dana yang dipergunakan untuk deklarasi termasuk membuat buku tersebut.

"Sekarang ini (dananya) sekitar Rp 40 juta rupiah," ujarnya di sisi selatan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).

Menurut pria yang juga Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, dana Rp 40 tersebut berasal dari patungan relawan. Namun donatur terbesarnya yakni Neno Warisman.

Baca juga : Saat Inisiator CFD Saksikan Debat Satpol PP dengan Pria Berkaus #2019GantiPresiden ...

Neno Warisman adalah mantan penyanyi sekaligus bintang film era 1980-an. Namun saat ini, ia lebih aktif di dunia religi, sosial, dan pendidikan.

Mardani mengatakan bahwa gerakan #2019GantiPresiden adalah gerakan yang legal. Sebab dalam konsitusi pada 28 E ayat 2 dan 3 UUD 1945, setiap orang berhak berkumpul dan berserikat serta berhak berpendapat.

Gerakan #2019GantiPresiden pula, tuturnya, tidak memaksa Presiden Jokowi lengser saat ini. Namun, gerakan ini ingin pergantian presiden terjadi secara konstitusional lewat Pilpres 2019 mendatang.

Meski begitu, Mardani menyadari bahwa gerakan itu rawan ditunggangi. Namun. ia mengatakan bahwa pihaknya sudah punya cara agar hal itu bisa diminimalisir.

"Kami membuat sistem bagaimana relawan tertata dengan baik, bagaimana pesan tertata dengan baik. Sesudah deklarasi kami tanggungjawab agar gerakan ini bermanfaat bagi negeri bukan merusak," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X