Kompas.com - 28/02/2018, 14:24 WIB
Penulis Moh. Nadlir
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Populi Center terkait bursa pemilihan Presiden 2019, elektabilitas Presiden Joko Widodo masih unggul atas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Secara top of mind, elektabilitas Jokowi berada pada angka 52,8 persen. Kemudian Prabowo sebesar 15,4 persen.

"Tren dari empat survei terakhir, Jokowi masih berkutat di angka 50 persenan," kata Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati di kantornya, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

(Baca juga : Ini Kriteria PDI-P untuk Cawapres Jokowi pada Pilpres 2019)

Hartanto menjelaskan, hasil survei justru menunjukkan elektabilitas keduanya cenderung menurun.

Pada Desember 2017, elektabilitas Jokowi berada pada angka 54,9 persen. Sedangkan Prabowo 18,9 persen.

Selain itu, elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sebesar 0,9 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,7 persen.

(Baca juga : PDI-P Umumkan Nama Pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 Sebelum Lebaran)

Tokoh lain, Agus Harimurti Yudhoyono 0,7 persen, Wakil Presiden Jusuf Kalla 0,5 persen, mantan Presiden RI ke-3 Baharuddin Jusuf Habibie 0,4 persen.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 0,4 persen, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 0,3 persen, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD 0,3 persen.

Survei Populi Center digelar pada 7-16 Februari 2018, dengan melibatkan 1200 responden di 120 desa/kelurahan yang tersebar di 120 kecamatan dan di 34 provinsi se-Indonesia.

Survei menggunakan metode acak bertingkat atau multistage random sampling dengan margin of error 2,899 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen dan menggunakan pendanaan internal.

Kompas TV Joko Widodo kembali direkomendasikan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Sukarnoputri sebagai Calon Presiden 2019.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.