Kompas.com - 03/12/2017, 21:44 WIB
Sejumlah tokoh mendeklarasikan relawan Bela Cak Imin (Becak) sebagai bentuk dukungan kepada Muhaimin Iskandar maju sebagai Wapres 2019, di Hotel Amantis Demak,  Minggu (5/12/2017) KOMPAS.com (ARI WIDODO)Sejumlah tokoh mendeklarasikan relawan Bela Cak Imin (Becak) sebagai bentuk dukungan kepada Muhaimin Iskandar maju sebagai Wapres 2019, di Hotel Amantis Demak, Minggu (5/12/2017)
EditorJosephus Primus



JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengapresiasi langkah pihak kepolisian yang mengikutsertakan sejumlah organisasi masyarakat Islam untuk menjaga keamanan saat perayaan Natal.

Tokoh yang diangkat menjadi Panglima Santri Nusantara itu mengatakan, keikutsertaan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU)bisa menekan ancaman-ancaman saat perayaan besar agama, termasuk Natal.

Muhaimin mengatakan, setiap tahunnya NU  dengan Banser-nya selalu diikutsertakan dalam pengamanan perayaan besar agama lain. NU, kata Muhaimin dinilai bisa menjembatani dialog antar umat beragama.

"Keterlibatan  kami (NU) sudah setiap tahun, termasuk Garda Bangsa dan Banser juga supaya ancaman perpecahan antar umat beragama itu  bisa kami jembatani. Sebagai umat Islam, NU, Banser, PKB menjadi penjembatan (potensi) konflik antar agama yang biasanya muncul di hari-hari besar agama," ujar Muhaimin, Minggu (3/12/2017).

 Cak Imin, panggilan Muhaimin menyampaikan dengan keterlibatan serta keikutsertaan NU pada setiap pengamanan hari raya keagamaan, keamaan terbukti dapat terjaga dengan baik.

"Dengan kami  siaga tidak akan lagi potensi perpecahan. Karena selama ini terbukti dengan kekuatan Islam yang dibina di  bawah naungan kelurga besar NU, persatuan antar umat beragama menjadi terjaga dan aman. Terbukti dengan keterlibatan NU dan Banser (kondisi) menjadi aman. Jadi kami mengamankan keadaan," ujar Muhaimin.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan rencana pengamanan jelang perayaan  Natal hingga tahun baru. Instansinya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk organisasi masyarakat keagamaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tito ingin agar ormas tersebut ikut terlibat dalam pengamanan gereja saat Natal.Pelibatan ini untuk antisipasi adanya sweeping kelompok tertentu terhadap atribut Natal sebagaimana terjadi pada tahun lalu. Polri akan menggenjot sosialisasi dan pendekatan kepada kelompok-kelompok tersebut untuk memberi pemahaman. 

"Soal pengamanan akan kami libatkan kelompok islam, NU, Anshor, untuk bantu amankan gereja," ujar Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/11/2017). (KONTRIBUTOR JAKARTA/DAVID OLIVER PURBA)

 


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang 'Scanning'

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang "Scanning"

Nasional
Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Nasional
Soal Kemenag 'Hadiah' untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Soal Kemenag "Hadiah" untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Nasional
Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol 'RFS'

Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol "RFS"

Nasional
Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Nasional
Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Nasional
Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan 'Human Error'

Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan "Human Error"

Nasional
Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Nasional
Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Nasional
Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Nasional
Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Nasional
Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasional
Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Nasional
RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

Nasional
Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.