PKS: Serangan Bom di Mesir Tak Berperikemanusiaan

Kompas.com - 26/11/2017, 08:28 WIB
Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) di DPR, Jazuli Juwaini mengutuk keras serangan bom di Mesir.

Ia juga menyampaikan duka cita yang mendalam, khususnya kepada keluarga korban.

"Tindakan tersebut biadab dan tidak berperikemanusiaan," kata Jazuli melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/11/2017).

Jazuli menyoroti sejumlah aksi terorisme yang sempat terjadi di berbagai titik di dunia. Menurutnya, penting bagi seluruh pihak untuk bersatu padu melawan terorisme dan Aksi mewujudkan tata dunia yang lebih berperikemanusiaan dan berkeadilan dengan semangat perdamaian.

Baca juga : Jokowi: Indonesia, Saya, Mengutuk Keras Serangan Bom di Mesir

Ia menegaskan, terorisme harus diberantas hingga ke akarnya dan tidak menciptakan peluang untuk terorisme tumbuh subur.

Apakah kehancuran tersebut akibat perang, ketidakadilan, politik kekerasan dan antidemokrasi, atau kediktatoran.

"Selama itu ada maka terorisme akan tumbuh subur," ujar Anggota Komisi I DPR itu.

Sebelumnya, sekelompok orang bersenjata meledakan bom dan menembaki jemaah di sebuah masjid yang terletak sekitar 40 kilometer dari El-Arish, Ibu Kota Sinai Utara, Mesir. Kejadian tersebut menewaskan setidaknya 235 orang dan melukai lebih dari 130 orang.

Pemerintah Indonesia secara resmi telah menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam atas korban meninggal dan mendoakan agar korban luka segera pulih. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah mengirimkan pesan duka cita dan simpati langsung kepada Menlu Mesir.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo juga telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat dan terus memantau perkembangan situasi di El-Arish. Hingga saat ini, tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X