Azyumardi Azra: Harusnya Setya Novanto Malu... - Kompas.com

Azyumardi Azra: Harusnya Setya Novanto Malu...

Kompas.com - 15/11/2017, 19:25 WIB
Setya Novanto dan Donald TrumpAP Setya Novanto dan Donald Trump

JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra menilai, Setya Novanto seharusnya malu dan mengundurkan dirinya dari posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

Sebab, Novanto saat ini sudah kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek E-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Sikap malu itu diajarkan di agama, bahkan disebutkan dalam satu hadis, malu itu adalah tanda orang beriman," kata Azyumardi di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

"Oleh karena itu kalau misalnya seseorang sudah jadi tersangka korupsi, saya kira dia harus mundur. Harus menyerahkan dirinya ke instansi yang berwenang dalam hal ini KPK," tambah dia.

Baca juga : Ini Isi Surat yang Dikirim Pengacara Setya Novanto ke KPK

Azyumardi menghimbau Novanto untuk berhenti mencari-cari celah hukum seperti menggunakan hak imunitas bagi anggota DPR. Ia menegaskan bahwa hak imunitas hanya berlaku pada kondisi tertentu, misalnya saat anggota DPR bicara mengkritik pemerintah.

"Tapi kalau melakukan tindak kriminal seperti korupsi tidak ada imunitasnya," ucap dia.

Azyumardi menyarankan agar Novanto sebagai pimpinan lembaga negara memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan memenuhi panggilan KPK.

"Jadi oleh karena itu, saya kira ya kalau sudah dijadikan tersangka seperti itu, apalagi sudah dua kali dijadikan tersangka, ya harus mundur lah. Harus punya rasa malu," kata dia.

Baca juga : Jatuh Bangun Wartawan Mengejar Setya Novanto...

Setya Novanto kembali mangkir dari pemeriksaan KPK, Rabu (15/11/2017). Ini adalah pertama kali Novanto dipanggil sebagai tersangka kasus E-KTP.

Namun sebelumnya, Novanto juga sudah 3 kali mangkir saat akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka E-KTP Anang Sugiana Sudiharjo.

Awalnya, Novanto mangkir karena beralasan KPK harus mengantongi izin Presiden terlebih dahulu. Belakangan, Novanto mengajukan uji materi UU KPK ke Mahkamah Konstitusi. Ia pun beralasan tak akan memenuhi panggilan KPK sampai MK memutuskan uji materi yang diajukannya.

Kompas TV Pembukaan masa sidang kedua DPR RI berlangsung Rabu (15/11) siang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorSabrina Asril
Komentar

Terkini Lainnya

'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional
Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional
Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil 'Crane' 48 Ton Ditemukan di Mesir

Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil "Crane" 48 Ton Ditemukan di Mesir

Internasional
Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Regional
SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

Nasional
Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Megapolitan
Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Regional
Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Nasional
Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Regional
Urai Kepadatan Arus Balik, 'Contraflow' di Tol Cikampek Diperpanjang

Urai Kepadatan Arus Balik, "Contraflow" di Tol Cikampek Diperpanjang

Megapolitan
Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Internasional
Bantah SBY 'Playing Victim', Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Bantah SBY "Playing Victim", Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Nasional

Close Ads X