Jokowi Minta PBB Lebih Berkontribusi Wujudkan Kemerdekaan Palestina

Kompas.com - 14/11/2017, 08:27 WIB
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas membahas masalah penyelundupan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (25/1/2017). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas membahas masalah penyelundupan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (25/1/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Perserikatan Bangsa Bangsa ( PBB) lebih aktif berkontribusi mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Hal ini diungkapkan Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 ASEAN-PBB yang digelar Senin (13/11/2017) di Filipina International Convention Center, Manila.

"Saya paham bahwa kemerdekaan penuh Palestina tidak mudah. Namun, saya berharap di bawah kepemimpinan Yang Mulia (Antonio Guterres), isu Palestina dapat mengalami kemajuan yang signifikan," ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana.

Jokowi menegaskan bahwa Indonesia bakal terus membantu terwujudnya kemerdekaan Palestina.

(Baca juga: Jokowi Sebut Dukungan Indonesia-Swedia ke Palestina Jadi Modal Kerja Sama)

Sementara, menyangkut perdamaian dunia, Jokowi berpendapat bahwa ASEAN dan PBB memiliki misi dan agenda yang sama dalam mengatasi sejumlah persoalan.

Salah satunya penguatan kemitraan dalam konteks peningkatan kapasitas pasukan keamanan PBB.

"Sebagai salah satu kontributor terbesar PKO (Peacekeeping Operations), Indonesia berharap agar birokrasi diperbaiki dan keterwakilan negara kontributor besar mendapat perhatian," ujar Jokowi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X