DPD Juga Minta Gedung Baru

Kompas.com - 15/08/2017, 19:26 WIB
Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/5/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua DPD RI Oesman Sapta Odang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/5/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti halnya DPR, Dewan Perwakilan Daerah juga menyatakan keinginan untuk memiliki gedung baru.

Ketua DPD Oesman Sapta Odang mengatakan, kebutuhan DPD akan gedung baru juga mendesak.

"Sangat mendesak untuk DPD," kata Oesman Sapta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Menurut dia, kebutuhan gedung baru DPD juga didukung oleh pihak DPR. Hal itu terlihat dari pernyataan Pimpinan DPR yang menyebutkan kemungkinan Gedung Nusantara I digunakan oleh DPD.

Sementara, DPR berencana membangun gedung baru karena Gedung Nusantara I, yang saat ini digunakan sebagai gedung kerja anggota DPR, dinilai sudah tak cukup menampung anggota yang terus bertambah.

Baca: Ketua DPD: Masa Bangunan Miring Mau Dikasih ke DPD, Enak Saja!

DPD saat ini berkantor di Gedung Nusantara V.

"Secara politis, DPR mengakui bahwa DPD memerlukan alat kerja, kelengkapan kerja," ujar Ketua Umum Partai Hanura itu.

Sebelumnya, Oesman Sapta memperkirakan anggaran yang dihabiskan untuk membangun gedung baru DPD tak akan lebih dari Rp 1 triliun.

Keinginan tersebut telah disampaikannya kepada Presiden Joko Widodo. Ia mengklaim Presiden merespons positif keinginan DPD.

"Insya Allah. Ya karena kan kita enggak tahu perasaan Presiden tapi kalau senyum-senyum tanda-tanda," kata dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X