Kompas.com - 19/06/2017, 14:42 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan menata ulang kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter yang digagas Menteri Pendidikan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Keputusan ini diambil Jokowi usai memanggil Muhadjir dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Ma'ruf Amin ke Istana, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Usai pertemuan, Ma'ruf yang didampingi Muhadjir menggelar jumpa pers mengumumkan tentang rencana Presiden mengeluarkan peraturan presiden terkait program itu.

"Presiden merespons aspirasi yang berkembang di masyarakat dan memahami apa yang jadi keinginan masyarakat dan ormas Islam. Oleh karena itu, Presiden akan melakukan penataan ulang terhadap aturan itu," kata Ma'ruf Amin.

(Baca: Kemendibud Nilai Kebijakan 8 Jam Belajar Belum Dipahami Mendalam)

Ma'ruf mengatakan, kebijakan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 23 Tahun 2017 akan diganti dengan peraturan presiden.

Presiden akan mengundang berbagai elemen masyarakat untuk meminta masukan dalam menyusun aturan itu. Termasuk ormas Islam seperti MUI, PBNU, dan Muhammadiyah.

Presiden juga berjanji akan melakukan penguatan terhadap posisi Madrasah Diniyah. 

"Sehingga masalah-masalah yang menjadi krusial di dalam masyarakat akan bisa tertampung di dalam aturan yang akan dibuat itu," ucap Ma'ruf.

(Baca: 8 Jam di Sekolah: 30 Persen Belajar dari Buku, 70 Persen Pendidikan Karakter)

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Sidang Tahunan 2022, Puan Maharani Pakai Kebaya Kutubaru Rancangan Didiet Maulana

Di Sidang Tahunan 2022, Puan Maharani Pakai Kebaya Kutubaru Rancangan Didiet Maulana

Nasional
BERITA FOTO: Jokowi Kenakan Baju Adat Bangka Belitung di Sidang Tahunan MPR

BERITA FOTO: Jokowi Kenakan Baju Adat Bangka Belitung di Sidang Tahunan MPR

Nasional
Sidang Tahunan MPR Dibuka Bamsoet, Dihadiri 435 Anggota

Sidang Tahunan MPR Dibuka Bamsoet, Dihadiri 435 Anggota

Nasional
TNI AL Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Bawah Laut

TNI AL Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Bawah Laut

Nasional
Jokowi Kenakan Baju Adat Bangka Belitung Berwarna Hijau, Ini Maknanya

Jokowi Kenakan Baju Adat Bangka Belitung Berwarna Hijau, Ini Maknanya

Nasional
Ketua DPP PKB soal Ada Upaya Jegal Koalisi dengan Gerindra: Bisa di Luar Parpol, Bisa Bukan

Ketua DPP PKB soal Ada Upaya Jegal Koalisi dengan Gerindra: Bisa di Luar Parpol, Bisa Bukan

Nasional
Mantan Presiden dan Wapres Hadiri Sidang Tahunan MPR, Ada Megawati, JK, dan Hamzah Haz

Mantan Presiden dan Wapres Hadiri Sidang Tahunan MPR, Ada Megawati, JK, dan Hamzah Haz

Nasional
Pidato Kenegaraan 2022, Jokowi Kenakan Baju Adat Bangka Belitung

Pidato Kenegaraan 2022, Jokowi Kenakan Baju Adat Bangka Belitung

Nasional
40 Narapidana Terorisme Gunung Sindur Ikrar Setia Ke NKRI

40 Narapidana Terorisme Gunung Sindur Ikrar Setia Ke NKRI

Nasional
Kronologi Kasat Narkoba Polres Karawang Diciduk Bareskrim di Apartemen

Kronologi Kasat Narkoba Polres Karawang Diciduk Bareskrim di Apartemen

Nasional
Pemerintah Diminta Soroti Dampak Krisis Global, Ketua MPR Pertanyakan Kondisi APBN

Pemerintah Diminta Soroti Dampak Krisis Global, Ketua MPR Pertanyakan Kondisi APBN

Nasional
Hadiri Sidang Tahunan MPR, Wapres Ma'ruf Amin Kenakan Pakaian Adat Solo

Hadiri Sidang Tahunan MPR, Wapres Ma'ruf Amin Kenakan Pakaian Adat Solo

Nasional
Jelang Sidang Tahunan MPR, Megawati dan Tokoh-Pejabat Berdatangan ke Senayan

Jelang Sidang Tahunan MPR, Megawati dan Tokoh-Pejabat Berdatangan ke Senayan

Nasional
KPK Perpanjang Masa Penahanan Mardani Maming Selama 40 Hari

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mardani Maming Selama 40 Hari

Nasional
Keterangan Bharada E Tunjukkan 'Obstruction of Justice' Kasus Brigadir J Semakin Kuat

Keterangan Bharada E Tunjukkan "Obstruction of Justice" Kasus Brigadir J Semakin Kuat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.