Mensesneg: "Reshuffle" Biasanya Tak Direncanakan, Tunggu Saja

Kompas.com - 12/07/2016, 20:39 WIB
Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan istri. KOMPAS.com/Sabrina AsrilMenteri Sekretaris Negara Pratikno dan istri.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan reshuffle atau perombakan kabinet bisa terjadi kapan saja. Ia meminta masyarakat untuk menunggu dan tidak terlalu banyak berspekulasi. Apalagi, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

"Ya tunggu saja, Pak Presiden juga kalau akan reshuffle biasanya juga tidak terlalu direncanakan. Sudah dipikirkan jauh-jauh hari tapi kan tidak perlu diumumkan jauh-jauh hari juga. Kita tunggu saja," kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

(Baca: Diam-Diam, Surya Paloh Temui Jokowi di Istana)

Pratikno sendiri mengaku tidak mengetahui waktu pasti Presiden mengumumkan reshuffle kabinet. Namun, ia membantah informasi yang berkembang bahwa reshuffle akan dilakukan Rabu (13/6/2016) besok bersamaan dengan pelantikan Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri. Ia memastikan informasi tersebut tidak benar.

"Pelantikan seperti biasa. Hanya kapolri. Enggak, enggak ada (pelantikan lain)," kata Pratikno.

"Saya baru tahu anda berspekulasi kalau besok itu ada reshuffle," tambah dia.

Kompas TV JK: Reshuffle Masih Tunggu Hari Baik

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X