Infak Shalat Jumat di Masjid Istiqlal Bisa Mencapai Rp 100 Juta

Kompas.com - 22/02/2016, 14:14 WIB
Warga melangsungkan shalat Jumat pertama di bulan Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta, 19 Juni 2015. AP PHOTO / Achmad IbrahimWarga melangsungkan shalat Jumat pertama di bulan Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta, 19 Juni 2015.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Masjid Istiqlal saat ini sudah menjadi salah satu tempat wisata andalan di DKI Jakarta.

Dengan kapasitas gedung induk dan balkon yang mampu menampung sekitar 61.000 orang, Istiqlal kerap menjadi tujuan utama bagi warga sekitar untuk beribadah ataupun pelancong untuk melihat kemegahan di dalamnya.

Petugas protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, menjelaskan, jemaah Istiqlal pada waktu shalat Jumat bisa mencapai 10.000 orang.

Jika hari Jumat jatuh pada hari libur, jumlah jemaah pun bertambah dan mencapai 12.000 orang.

Dengan jumlah jemaah sebanyak itu, penghasilan kotak amal atau sumbangan infak shalat Jumat yang diperoleh Istiqlal bisa mencapai hampir Rp 100 juta.

"Itu hasil tromol Jumat ya. Kalau jatuhnya pada hari libur, jemaah bisa sampai lantai tiga," kata Abu.

Adapun jumlah jemaah saat shalat Idul Adha bisa mencapai 150.000 orang. Namun, kata Abu, jumlah jemaah pada shalat Idul Fitri justru lebih sedikit karena adanya tradisi mudik sehingga mayoritas warga tengah pulang ke kampung halamannya.

Untuk shalat wajib lima waktu, jumlah jemaah kurang dari 1.000 orang. Hanya sekitar 100 hingga 200 orang untuk tiap waktu shalat.

Jumlah ini bisa bertambah pada Sabtu dan Minggu. Saat itu, Istiqlal sering kali mendapat kunjungan dari rombongan luar kota.

Sasaran pelancong

Masjid Istiqlal juga kerap menjadi titik bertemu para pelancong yang punya jadwal acara tak jauh dari Istiqlal, baik pelancong dengan kendaraan pribadi maupun rombongan.

Hal ini tidak mengherankan. Lokasi Istiqlal memang terletak di jantung Ibu Kota dan dekat dengan banyak obyek wisata lain atau tempat-tempat penting.

"Anak sekolah, ziarah Wali Songo. Bus luar kota masuk ke sini bisa dari pukul 03.00 atau 04.00 pagi. Shalat subuh dulu di Istiqlal," tutur Abu.

Dikutip dari dokumen Masjid Istiqlal, pengunjung masjid karya arsitek Friedrich Silaban ini rata-rata dikunjungi 1,5 juta wisatawan dalam negeri setiap bulannya.

Sementara itu, wisatawan mancanegara per bulannya bisa mencapai 7.000 orang. Sedikitnya, papar Abu, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Istiqlal per harinya sekitar 50 hingga 100 orang.

"Itu hari biasa. Kalau hari libur dan Sabtu-Minggu bisa lebih banyak lagi," kata dia.

Sementara itu, hingga 2015, tercatat sebanyak 20 tamu VVIP mancanegara pernah berkunjung ke Istiqlal.

Nama-nama besar, seperti Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Putra Mahkota Kerajaan Inggris Pangeran Charles, Presiden Turki Recep Toyyip Erdogan, hingga yang terbaru Presiden Republik Italia Sergio Mattarella, pernah singgah di mesjid terbesar di Asia Tenggara ini.

Terbuka untuk orang asing

Untuk menarik lebih banyak turis, terutama turis mancanegara, peningkatan pelayanan tengah dicanangkan oleh pengurus Masjid Istiqlal. Ini juga mengacu pada tingginya antusiasme turis asing terhadap masjid ini.

Abu menuturkan, para turis asing menganggap Istiqlal bak museum. Kebanyakan dari mereka kagum dan penasaran mengapa Istiqlal, sebagai tempat beribadah, begitu terbuka dengan orang asing.

Arsitektur bangunan serta kegiatan yang dilaksanakan di Istiqlal juga tak kalah memancing antusiasme para turis asing. Karena itulah, pelayanan dari para pengurus masjid ke depannya akan terus ditingkatkan.

"Karena, pelayanannya biasa-biasa saja antusiasme sudah sangat tinggi. Bagaimana kalau ditingkatkan lagi," ujar Abu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei KPAI: 43 Persen Siswa Keluhkan Kuota Internet untuk Pembelajaran Daring

Survei KPAI: 43 Persen Siswa Keluhkan Kuota Internet untuk Pembelajaran Daring

Nasional
Polri Tahan Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

Polri Tahan Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

Nasional
Gerindra Gelar Kongres Luar Biasa Hari Ini, Prabowo Akan Ditetapkan Jadi Ketua Umum Lagi

Gerindra Gelar Kongres Luar Biasa Hari Ini, Prabowo Akan Ditetapkan Jadi Ketua Umum Lagi

Nasional
KPK Dalami Pembelian Mobil oleh Nurhadi dan Menantunya

KPK Dalami Pembelian Mobil oleh Nurhadi dan Menantunya

Nasional
Nadiem: Kerja Sama Semua Pihak Diperlukan untuk Sukseskan Kurikulum Darurat

Nadiem: Kerja Sama Semua Pihak Diperlukan untuk Sukseskan Kurikulum Darurat

Nasional
Kejagung Akan Segera Serahkan Hasil Pemeriksaan terhadap Jaksa Pinangki ke Komisi Kejaksaan

Kejagung Akan Segera Serahkan Hasil Pemeriksaan terhadap Jaksa Pinangki ke Komisi Kejaksaan

Nasional
Ada 121.226 Kasus Covid-19 di Indonesia, Jakarta Kembali Lampaui Jatim

Ada 121.226 Kasus Covid-19 di Indonesia, Jakarta Kembali Lampaui Jatim

Nasional
KSAD Jenderal Andika Perkasa Jadi Wakil Erick Thohir di Komite Penanganan Covid-19

KSAD Jenderal Andika Perkasa Jadi Wakil Erick Thohir di Komite Penanganan Covid-19

Nasional
Milad ke-45 MUI, Wapres: Jaga Kepercayaan Masyarakat dan Negara

Milad ke-45 MUI, Wapres: Jaga Kepercayaan Masyarakat dan Negara

Nasional
Doni Monardo: Tak Semua Orang Tua di Zona Hijau Izinkan Anak Datang ke Sekolah

Doni Monardo: Tak Semua Orang Tua di Zona Hijau Izinkan Anak Datang ke Sekolah

Nasional
Presiden Jokowi dan Megawati Akan Beri Sambutan Saat Kongres Gerindra

Presiden Jokowi dan Megawati Akan Beri Sambutan Saat Kongres Gerindra

Nasional
Satgas Sarankan Kelompok Rentan Hindari Kantor yang Terpapar Covid-19

Satgas Sarankan Kelompok Rentan Hindari Kantor yang Terpapar Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19: Protokol Kesehatan Perlu Diterapkan di Rumah

Satgas Covid-19: Protokol Kesehatan Perlu Diterapkan di Rumah

Nasional
Minggu Depan, Bareskrim Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Red Notice Djoko Tjandra

Minggu Depan, Bareskrim Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Red Notice Djoko Tjandra

Nasional
Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia

Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X