Soal OTT Gubernur Riau, Mendagri Prihatin Disertasinya Terbukti

Kompas.com - 25/09/2014, 22:01 WIB
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi DEYTRI ROBEKKA ARITONANGMenteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi
Penulis Dani Prabowo
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku prihatin atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Riau Annas Maamun. Menurut dia, hasil disertasi yang dilakukannya terhadap proses pilkada langsung terbukti.

“Saya merasa prihatin, disertasi saya tentang pilkada langsung terbukti terus menerus. Case yang saya teliti 58 daerah, terbukti ada hubungan pilkada langsung dengan korupsi,” kata Gamawan di Kompleks Parlemen, Kamis (25/9/2014) malam. (baca: Mendagri Gamawan Fauzi Raih Gelar Doktor dengan Disertasi Pilkada yang Koruptif)

Saat ini masih terjadi perdebatan alot terkait mekanisme pelaksanaan pilkada. Kubu Koalisi Merah Putih menginginkan agar pelaksanaan pilkada dilaksanakan secara tidak langsung. Sebaliknya, kubu parpol pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 lalu memilih mempertahankan sistem pilkada langsung.

Menurut Gamawan, ada korelasi antara pelaksanaan pilkada langsung dengan praktik korupsi yang dilakukan kepala daerah. Hal itu terutama terjadi pada saat pilkada berlangsung, agar calon kepala daerah terpilih.

“Mulai dari calon sampai dengan kampanye yang mahal, bayar perahu partai, pengerahan massa,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila nantinya di dalam pengambilan keputusan ternyata pendukung pilkada langsung yang menang, maka diperlukan perbaikan yang cukup signifikan agar korupsi yang melibatkan kepala daerah berkurang. “

Jika pilkada langsung jadi pilihan harus ada perbaikan,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X