Hatta: Sampai Kapan Pun Pesantren Diperlukan di Indonesia

Kompas.com - 04/06/2014, 12:38 WIB
Bakal calon wakil presiden Hatta Rajasa memberikan sambutan saat menghadiri pendeklarasian dukungan dari Perempuan Indonesia, di Rumah Polonia, Jakarta, Kamis (29/5/2014). Hatta yang berpasangan dengan Prabowo Subianto diusung oleh Partai Gerindra, Golkar, PKS, PPP, PBB, dan PAN. TRIBUNNEWS/DANY PERMANABakal calon wakil presiden Hatta Rajasa memberikan sambutan saat menghadiri pendeklarasian dukungan dari Perempuan Indonesia, di Rumah Polonia, Jakarta, Kamis (29/5/2014). Hatta yang berpasangan dengan Prabowo Subianto diusung oleh Partai Gerindra, Golkar, PKS, PPP, PBB, dan PAN.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com --
Calon wakil presiden Hatta Rajasa mengaku kerap mendapatkan pertanyaan mengenai sistem pendidikan di Indonesia. Salah satunya mengenai keberadaan pesantren. Menurut Hatta, di dalam era globalisasi, pesantren menjadi salah satu kekuatan pendidikan di Indonesia.

"Saya menjawab pesantren sampai kapan pun, abad apa pun pesantren tetap diperlukan dalam sistem pendidikan kita," kata Hatta saat menghadiri Halaqoh dan Silaturahim Nasional Nahdlatul Wathan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Hatta mengatakan, di dalam pesantren, setiap santri diajarkan untuk mampu memiliki ilmu yang dapat membawa keberkahan bagi masyarakat di sekitarnya sehingga ilmu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun kesejahteraan orang lain.

Di samping itu, kata Hatta, pendidikan utama yang diajarkan di pesantren merupakan ilmu agama. Ilmu tersebut merupakan ilmu dasar yang menjadi landasan setiap orang untuk berbuat kebaikan.

"Sistem sosial intelektual dan spiritual akan membuat akhlakul karimah berada, bermoral, dan memiliki iptek," kata Ketua Umum PAN itu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yasonna Sebut Penegakan Hukum Seimbang dengan Perlindungan HAM Penting Saat Pandemi

Yasonna Sebut Penegakan Hukum Seimbang dengan Perlindungan HAM Penting Saat Pandemi

Nasional
Masyarakat Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Perjalanan Liburan

Masyarakat Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Perjalanan Liburan

Nasional
Ketua DPR Sebut UU Cipta Kerja Memungkinkan Pelibatan Swasta Kembangkan Alutsista

Ketua DPR Sebut UU Cipta Kerja Memungkinkan Pelibatan Swasta Kembangkan Alutsista

Nasional
Menko PMK: Pandemi Covid-19 Memaksa Digitalisasi Sekolah Dipercepat

Menko PMK: Pandemi Covid-19 Memaksa Digitalisasi Sekolah Dipercepat

Nasional
Jadi Perhatian Publik, Sidang Red Notice Djoko Tjandra Dipimpin Langsung Ketua PN Jakpus

Jadi Perhatian Publik, Sidang Red Notice Djoko Tjandra Dipimpin Langsung Ketua PN Jakpus

Nasional
MK Tolak Permohonan Pengujian Perppu Pilkada

MK Tolak Permohonan Pengujian Perppu Pilkada

Nasional
80 Persen Dana Riset Tergantung Pemerintah, Menristek: Kalau APBN Cekak, Risetnya Terbatas

80 Persen Dana Riset Tergantung Pemerintah, Menristek: Kalau APBN Cekak, Risetnya Terbatas

Nasional
Foto Maternity Miliknya Diserang, Sara Djojohadikusumo: Tak Bisa Ditolerir

Foto Maternity Miliknya Diserang, Sara Djojohadikusumo: Tak Bisa Ditolerir

Nasional
IAKMI: Kendalikan Kasus Covid-19 dengan Tingkatkan Upaya Kesehatan Masyarakat

IAKMI: Kendalikan Kasus Covid-19 dengan Tingkatkan Upaya Kesehatan Masyarakat

Nasional
Pemerintah Diminta Perhatikan Tiga Hal Ini dalam Proses Pengadaan Vaksin Covid-19

Pemerintah Diminta Perhatikan Tiga Hal Ini dalam Proses Pengadaan Vaksin Covid-19

Nasional
Kasus Korupsi di Pemkab Lampung Selatan, KPK Panggil Sekda sebagai Saksi

Kasus Korupsi di Pemkab Lampung Selatan, KPK Panggil Sekda sebagai Saksi

Nasional
Wapres Nilai Banyak Orang Terjebak Publisitas dan Pencitraan Diri

Wapres Nilai Banyak Orang Terjebak Publisitas dan Pencitraan Diri

Nasional
Kasus Proyek Fiktif, KPK Panggil Direktur Keuangan Waskita Karya

Kasus Proyek Fiktif, KPK Panggil Direktur Keuangan Waskita Karya

Nasional
Ma'ruf Minta Pendakwah Ikuti Cara Mbah Hamid yang Tak Berwajah Garang

Ma'ruf Minta Pendakwah Ikuti Cara Mbah Hamid yang Tak Berwajah Garang

Nasional
Dapat Rapor Merah dari FSGI, Ini Tanggapan Kemendikbud

Dapat Rapor Merah dari FSGI, Ini Tanggapan Kemendikbud

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X