Kompas.com - 15/05/2014, 09:43 WIB
Bakal calon presiden dari PDI-P, Jokowi (tengah) bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (tiga kanan), saat acara konsolidasi nasional di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2014). Jokowi hadir pada konsolidasi nasional tersebut terkait pemenangan dirinya pada pemilihan presiden mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDINBakal calon presiden dari PDI-P, Jokowi (tengah) bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (tiga kanan), saat acara konsolidasi nasional di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2014). Jokowi hadir pada konsolidasi nasional tersebut terkait pemenangan dirinya pada pemilihan presiden mendatang.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo kembali melakukan safari politik, Kamis (15/5/2014). Kali ini, ia berkunjung ke Jawa Tengah. Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com, Jokowi akan bertemu Wali Kota Surakarta di Loji Gandrung. Selanjutnya, ia mengunjungi Pondok Pesantren Edi Mancoro di Salatiga untuk bertemu para kiai Nahdlatul Ulama (NU).

Selanjutnya, Jokowi akan mengunjungi sekolah alternatif Qoriyah Toyyibah dan melakukan blusukan di pasar raya serta menunaikan ibadah shalat dzuhur di Masjid Al Muttaqin.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Jokowi diagendakan berdialog dengan sejumlah kader dari PDI Perjuangan serta dua partai pengusungnya, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sekaligus para relawan.

Kamis sore, Jokowi bertolak kembali ke Solo dan kembali ke Ibu Kota pada petang nanti.

Menurut informasi, perjalanan Jokowi kali ini juga untuk memantapkan pilihan bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam Pemilu Presiden 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ICJR: Korban Pemerkosaan Briptu Nikmal Harus Dapat Pemulihan Maksimal

ICJR: Korban Pemerkosaan Briptu Nikmal Harus Dapat Pemulihan Maksimal

Nasional
154 Orang Positif Covid-19, Sekjen DPR: Klasternya Bukan di Kompleks Parlemen

154 Orang Positif Covid-19, Sekjen DPR: Klasternya Bukan di Kompleks Parlemen

Nasional
Polri Selidiki Dugaan Jual-Beli Foto Selfie KTP

Polri Selidiki Dugaan Jual-Beli Foto Selfie KTP

Nasional
Ketua Komisi X Dorong Mahasiswa Kedokteran Jadi Vaksinator untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Ketua Komisi X Dorong Mahasiswa Kedokteran Jadi Vaksinator untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kementerian PPPA Sebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunggu Banyak Pihak

Kementerian PPPA Sebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunggu Banyak Pihak

Nasional
Ini Motif Praktik Penyiksaan oleh Aparat Menurut Catatan Kontras

Ini Motif Praktik Penyiksaan oleh Aparat Menurut Catatan Kontras

Nasional
Komnas Perempuan Usul agar Peran Pemantauan Lembaga HAM Diperkuat

Komnas Perempuan Usul agar Peran Pemantauan Lembaga HAM Diperkuat

Nasional
Menko PMK: Pandemi Jadikan Kita Kuasai Pembelajaran Virtual

Menko PMK: Pandemi Jadikan Kita Kuasai Pembelajaran Virtual

Nasional
Kontras Temukan 80 Kasus Penyiksaan dan Penghukuman Kejam dalam Satu Tahun Terakhir

Kontras Temukan 80 Kasus Penyiksaan dan Penghukuman Kejam dalam Satu Tahun Terakhir

Nasional
Jokowi Minta Menteri hingga Kepala Daerah Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Jokowi Minta Menteri hingga Kepala Daerah Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Nasional
Pengisian Posisi Wakil Panglima TNI Dinilai Tak Urgen

Pengisian Posisi Wakil Panglima TNI Dinilai Tak Urgen

Nasional
Sekjen Parpol Koalisi Pemerintahan Bertemu, Bahas RUU yang Masuk Prolegnas Prioritas hingga Silaturahmi

Sekjen Parpol Koalisi Pemerintahan Bertemu, Bahas RUU yang Masuk Prolegnas Prioritas hingga Silaturahmi

Nasional
Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kesamaan Frekuensi

Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kesamaan Frekuensi

Nasional
Menkes: Berapa Lama Pandemi, Berapa Banyak yang Masuk RS, Itu Semua Tergantung Kita

Menkes: Berapa Lama Pandemi, Berapa Banyak yang Masuk RS, Itu Semua Tergantung Kita

Nasional
Menkes: Anggaran untuk Covid-19 Tersedia, Ada Rp 131 Triliun

Menkes: Anggaran untuk Covid-19 Tersedia, Ada Rp 131 Triliun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X