Bawaslu Temukan Hasil Rekapitulasi Suara Berubah

Kompas.com - 14/04/2014, 23:11 WIB
Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di TPS kampung deret Tanah Tinggi,Jakarta Pusat menghitung jumlah suara untuk pemilihan anggota DPR, Rabu (9/4/2014) sore. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAAnggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di TPS kampung deret Tanah Tinggi,Jakarta Pusat menghitung jumlah suara untuk pemilihan anggota DPR, Rabu (9/4/2014) sore.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan hasil rekapitulasi perolehan suara berubah dari yang didapat di tempat pemungutan suara (TPS). Manipulasi diduga dilakukan panitia pemungutan suara (PPS) atas hasil penghitungan suara di TPS.

“Perubahan penghitungan hasil suara di tingkat PPS. Indikasinya sangat kuat. Kami akan mengevaluasi untuk mencegah terjadinya perubahan tersebut, terutama untuk strategi pengawasan,” ujar Ketua Bawaslu Muhammad di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (14/4/2014).

Muhammad mengatakan Ia mengatakan, dugaan perubahan hasil penghitungan suara tersebut terjadi di beberapa provinsi, antara lain Sulawesi Selatan, Riau, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Di Jawa Barat manipulasi paling banyak terjadi di Kabupaten Ciamis.

“Itu temuan pengawas lapangan yang dilaporkan ke kami. Hasil penghitungan suara rekapitulasi diubah dengan mengalihkan suara antar-calon anggota legislatif (caleg). Kemungkinan terjadi di banyak provinsi, tapi untuk sementara yang paling nyata terjadi di lima provinsi itu,” papar Muhammad.


Namun, Muhammad tidak mengatakan jumlah pasti dugaan manipulasi suara itu. Anggota Bawaslu Daniel Zuchron mengatakan, modusnya dengan menetapkan rekapitulasi perolehan suara dari tingkat TPS bahkan ketika hasil rekapitulasi belum tiba di tingakt PPS.

“Pleno di tingkat itu (PPS), belum membuka kotak suara, tapi hasil perolehan suara di TPS (form C1), berbeda-beda. Di tingkat bawah (TPS) sepakat, tapi saat di PPS berubah, karena ada perubahan rekap C1. Akhirnya dilakukan penghitungan ulang dan tetap saja, hasil penghitungan masih tidak ditemukan, alasannya karena saat itu hujan lebat,” kata Daniel.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X