Saran Habibie, Jangan Pilih Partai karena Capres yang Diusungnya

Kompas.com - 26/03/2014, 17:40 WIB
BJ Habibie
KOMPAS/HENDRA A SETYAWANBJ Habibie
Penulis Ihsanuddin
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie menyayangkan kecondongan masyarakat yang memilih partai berdasarkan calon presiden dari partai tersebut. Menurut Habibie, akan lebih baik jika masyarakat memilih partai berdasarkan rencana pembangunan yang akan dilakukan partai tersebut.

"Pemilu (9 April) untuk memilih partai, bukan untuk memilih presiden. Jadi bukan nanti, 'Saya mau pilih partai ini karena presidennya ini'. Kita harus pilih partai karena visi misi yang akan diusungnya ke depan," kata Habibie saat memberikan pidato penutup dalam acara bertajuk "Uji Publik Capres 2014: Mencari Pemimpin Muda Berkualitas" oleh The Habibie Center di Jakarta, Rabu (26/3/2014) siang.

Menurut Habibie, para calon legislatif dari partai itu akan berperan besar saat menjadi anggota DPR dan membuat undang-undang untuk hajat hidup orang banyak. Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak bias menilai caleg dengan sosok capres yang diusung oleh partai asal caleg tersebut.

Habibie juga menyarankan partai untuk tidak asal-asalan dalam mengusung capres. Mantan Menteri Riset dan Teknologi itu mempunyai kriteria sendiri mengenai sosok capres yang baik bagi Indonesia. "(Umur) 40 sampai 60 (tahun), problem solving, memiliki wawasan jelas, rekam jejaknya juga kelihatan," katanya.


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X