Kompas.com - 01/10/2013, 15:26 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Demokrat yakin penolakan atas penunjukan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR akan mencair. Ruhut didaulat Demokrat menjadi ketua komisi menggantikan Gede Pasek Suardika.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, fraksinya gencar melakukan lobi dan yakin bisa membalikkan penolakan menjadi dukungan untuk Ruhut memimpin komisi tersebut.

"Ada lobi-lobi, berkali-kali kita lakukan pendekatan agar suasana lebih dingin, dan Ruhut sudah bisa menahan diri, sudah lebih bijaksana, Ruhut sudah lebih wise," kata Nurhayati, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (1/10/2013).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini mengatakan, lobi dengan seluruh fraksi berjalan baik. Menurutnya, lobi tersebut merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi dalam dinamika politik. Ia juga menegaskan, sampai saat ini belum ada rencana untuk mengusulkan nama baru selain Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III. 

"Semua masukan kita terima, penunjukan Ruhut sudah dipertimbangkan baik-baik. Jadi, sebagai kepanjangan tangan DPP, kami tahu sudah banyak pertimbangannya," ujar Nurhayati.

Sebelumnya, pada Selasa (24/9/2013) lalu, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso memutuskan pelantikan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III ditunda selama satu minggu. Keputusan ini diambil setelah Priyo memimpin lobi fraksi di Komisi III setelah rapat pleno tak dapat mencapai musyawarah mufakat.

Priyo mengatakan, selanjutnya ia memberi kesempatan pada Fraksi Demokrat untuk mengkaji ulang putusannya yang menunjuk Ruhut Sitompul menjadi Ketua Komisi III menggantikan Gede Pasek Suardika.

Dengan ditundanya pelantikan Ruhut, secara otomatis Pasek masih sah menjadi Ketua Komisi III. Penetapan Ruhut sebagai pengganti Pasek diprotes oleh sejumlah fraksi, seperti Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera. Ruhut yang menggantikan Gede Pasek Suardika dianggap kurang cakap untuk memimpin komisi itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.