Kompas.com - 09/07/2013, 13:58 WIB
Menteri Agama, Suryadharma Ali, memimpin jalannya Sidang Isbat di Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (18/8/2012). Sidang Isbat menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah secara serentak jatuh pada Minggu, 19 Agustus 2012.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Menteri Agama, Suryadharma Ali, memimpin jalannya Sidang Isbat di Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (18/8/2012). Sidang Isbat menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah secara serentak jatuh pada Minggu, 19 Agustus 2012.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Menteri Agama Suryadharma Ali membantah bahwa sidang isbat untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1434 H yang digelar pada Senin (8/7/2013) kemarin menghabiskan anggaran hingga Rp 9 miliar. Ia menyebutkan, dana yang digunakan untuk sidang isbat tidak sampai Rp 1 miliar.

"Biaya Rp 9 miliar itu tidak benar. Kemarin biaya makan saja yang besar, enggak ada Rp 1 miliar," kata Suryadharma di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Hal itu dikatakan Suryadharma ketika dikonfirmasi atas kritikan Ketua Umum PP Muhamadiyah Din Syamsuddin bahwa sidang isbat hanya menghamburkan uang rakyat. Menurutnya, sidang tersebut menghabiskan dana hingga Rp 9 miliar.

Suryadharma meminta agar masalah sidang isbat tidak diperluas atau dialihkan ke soal biaya. Kalaupun diperlukan dana hingga Rp 9 miliar, menurut dia, hal itu tidak masalah lantaran menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Hasil sidang isbat, kata dia, ditunggu oleh umat Islam di Indonesia. "Dana Rp 9 miliar dibanding kepentingannya itu kecil," kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan itu.

Seperti diberitakan, sebelum sidang isbat digelar, PP Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan hari ini. Lantaran sudah menetapkan awal Ramadhan, perwakilan Muhammadiyah tidak hadir dalam sidang isbat. Hasil sidang isbat, pemerintah menetapkan awal Ramadhan 2013 pada 10 Juli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Covid-19 Melonjak, Pimpinan DPR Minta Masyarakat Tak Gelar Nobar 16 Besar Euro 2020

    Kasus Covid-19 Melonjak, Pimpinan DPR Minta Masyarakat Tak Gelar Nobar 16 Besar Euro 2020

    Nasional
    Periksa 12 PNS, KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bandung Barat Aa Umbara

    Periksa 12 PNS, KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bandung Barat Aa Umbara

    Nasional
    Pemerintah Diminta Segera Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

    Pemerintah Diminta Segera Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

    Nasional
    5 Orang Tewas di Yahukimo Papua, TNI Sebut Ditembak KKB

    5 Orang Tewas di Yahukimo Papua, TNI Sebut Ditembak KKB

    Nasional
    Jokowi: Situasi Pandemi Belum Berakhir, Masih 'Extraordinary'

    Jokowi: Situasi Pandemi Belum Berakhir, Masih "Extraordinary"

    Nasional
    UPDATE: Tambah 8 Orang, Total 5.069 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    UPDATE: Tambah 8 Orang, Total 5.069 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    Nasional
    Satgas Sebut Positivity Rate Covid-19 Indonesia Dekati 15 Persen, Harus Dikendalikan

    Satgas Sebut Positivity Rate Covid-19 Indonesia Dekati 15 Persen, Harus Dikendalikan

    Nasional
    Kasus Polisi Pemerkosa Remaja Briptu Nikmal dan Desakan Penyelesaian RUU PKS...

    Kasus Polisi Pemerkosa Remaja Briptu Nikmal dan Desakan Penyelesaian RUU PKS...

    Nasional
    Satgas Covid-19 Sebut Jumlah Pemeriksaan PCR Tidak Dikurangi

    Satgas Covid-19 Sebut Jumlah Pemeriksaan PCR Tidak Dikurangi

    Nasional
    POGI Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 terhadap Ibu Hamil

    POGI Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 terhadap Ibu Hamil

    Nasional
    Pemerintah Diminta Segera Fungsikan Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

    Pemerintah Diminta Segera Fungsikan Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Hong Kong Tetapkan Indonesia Berisiko Tinggi Covid-19 | Polri Minta Maaf soal Pemerkosaan oleh Polisi

    [POPULER NASIONAL] Hong Kong Tetapkan Indonesia Berisiko Tinggi Covid-19 | Polri Minta Maaf soal Pemerkosaan oleh Polisi

    Nasional
    POGI Ingatkan Risiko Persalinan Prematur akibat Covid-19

    POGI Ingatkan Risiko Persalinan Prematur akibat Covid-19

    Nasional
    Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko: Covid-19 Menyerang Tak Pandang Bulu

    Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko: Covid-19 Menyerang Tak Pandang Bulu

    Nasional
    Covid-19 Melonjak Drastis, Moeldoko Minta Masyarakat Saling Jaga dengan 5M

    Covid-19 Melonjak Drastis, Moeldoko Minta Masyarakat Saling Jaga dengan 5M

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X