Kompas.com - 04/05/2013, 10:15 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Artis Ayu Azhari menerima uang Rp 20 juta dan 1.800 dollar AS dari Ahmad Fathanah secara bertahap. Sebagian uang itu diberikan melalui transfer rekening, sebagiannya lagi diberikan ke Ayu secara tunai.

"Kalau dikasih duit secara bertahap," kata pengacara Ayu, Fahmi Bachmid, saat dihubungi wartawan, Jumat (3/5/2013).

Fahmi mengatakan, Ayu pertama kali menerima uang 800 dollar AS seusai pertemuannya dengan Fathanah. "Lupa ketemu di mana, ngobrol, pulang, dikasih duit," ucapnya.

Kemudian, pemberian yang kedua sebesar 1.000 dollar AS ditransfer melalui rekening. Namun, kata Fahmi, uang itu bukan ditransfer ke rekening Ayu. Dia melanjutkan, Ayu kembali mendapatkan Rp 10 juta dari Fathanah. Uang itu diberikan secara tunai. Kemudian ada Rp 10 juta lagi yang ditransfer ke rekening.

"Kalau transfer ke rekening dia (Ayu) enggak ada," kata Fahmi.

Juru Bicara KPK Johan Budi sebelumnya mengatakan, Ayu menerima Rp 20 juta dan 1.800 dollar AS dari Fathanah. Uang tersebut dikembalikan Ayu ke KPK pada Jumat (3/5/2013).

Menurut Johan, uang sekitar Rp 38 juta itu diterima Ayu sebagai uang muka pembayaran pekerjaannya manggung di acara Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, lanjut Johan, Ayu belum sempat manggung di acara tersebut.

Sebelumnya, KPK memeriksa Ayu sebagai saksi untuk Fathanah, orang dekat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang rekomendasi kuota impor daging sapi.

Baca juga:
KPK Usut Aliran Dana Fathanah ke Perempuan Lain
Ayu Azhari Kembalikan Rp 38 Juta ke KPK
Ayu Azhari Pernah Undang Fathanah ke Restorannya
Ayu Azhari Terima Uang Muka Puluhan Juta dari Fathanah

KPK Tanyai Ayu Azhari soal Rekeningnya

Ikuti berita terkait dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menkes Persilahkan Anggota Dewan Vaksinasi Booster

    Menkes Persilahkan Anggota Dewan Vaksinasi Booster

    Nasional
    Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Sekolah Terdampak Gempa Pandeglang

    Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Sekolah Terdampak Gempa Pandeglang

    Nasional
    Update 18 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 58,14 Persen

    Update 18 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 58,14 Persen

    Nasional
    KPK Geledah Sejumlah Rumah di Kabupaten PPU dan Balikpapan Terkait Dugaan Korupsi Bupati Abdul Gafur

    KPK Geledah Sejumlah Rumah di Kabupaten PPU dan Balikpapan Terkait Dugaan Korupsi Bupati Abdul Gafur

    Nasional
    Ryamizard Buka Suara, Sebut Perintah Jokowi Sewa Satelit 123 Meski Tak Ada Anggaran

    Ryamizard Buka Suara, Sebut Perintah Jokowi Sewa Satelit 123 Meski Tak Ada Anggaran

    Nasional
    Polri: Eks Pegawai KPK Sudah Bertugas di Satgas Pencegahan Korupsi

    Polri: Eks Pegawai KPK Sudah Bertugas di Satgas Pencegahan Korupsi

    Nasional
    UPDATE 18 Januari: 9.564 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 18 Januari: 9.564 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 18 Januari: Kasus Kematian akibat Covid-19 Bertambah 9

    UPDATE 18 Januari: Kasus Kematian akibat Covid-19 Bertambah 9

    Nasional
    Update 18 Januari: Bertambah 1.362, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.273.783

    Update 18 Januari: Bertambah 1.362, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.273.783

    Nasional
    Beredar Surat Ombudsman Jadi Alasan Ortu Tolak Vaksin Anak, Ini Faktanya

    Beredar Surat Ombudsman Jadi Alasan Ortu Tolak Vaksin Anak, Ini Faktanya

    Nasional
    Kepala BNPB Ungkap 3.116 Kejadian Bencana Terjadi Sepanjang 2021

    Kepala BNPB Ungkap 3.116 Kejadian Bencana Terjadi Sepanjang 2021

    Nasional
    Pascagempa, Sejumlah Keluarga di Banten Akan Direlokasi

    Pascagempa, Sejumlah Keluarga di Banten Akan Direlokasi

    Nasional
    Penetapan RUU TPKS Inisiatif DPR Bak Angin Segar Penuntasan Kekerasan Seksual Meski Ditolak PKS

    Penetapan RUU TPKS Inisiatif DPR Bak Angin Segar Penuntasan Kekerasan Seksual Meski Ditolak PKS

    Nasional
    Dewas Sebut KPK Sudah Geledah Sejumlah Tempat Buru Harun Masiku

    Dewas Sebut KPK Sudah Geledah Sejumlah Tempat Buru Harun Masiku

    Nasional
    Jokowi: Kurangi Kegiatan di Keramaian, Jangan Pergi ke Luar Negeri jika Tak Mendesak

    Jokowi: Kurangi Kegiatan di Keramaian, Jangan Pergi ke Luar Negeri jika Tak Mendesak

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.