PKS dan Demokrat Kehilangan Satu Menteri

Kompas.com - 18/10/2011, 20:44 WIB
Penulis Hindra Liu
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengurangi dua pos menteri dari partai politik untuk diisi kalangan profesional. Masing-masing satu menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan satu menteri asal Partai Demokrat.

"Ini semata-mata untuk mewadahi kaum profeisonal yang tidak berasal dari partai politik. Kaum profesional untuk meningkatkan efektifitas Kabinet indonesia Bersatu II," kata Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/10/2011).

Pos menteri untuk PKS berkurang dari empat menjadi tiga dengan ditariknya kader PKS Suharna Surapranata dari jabatan Menteri Riset dan Teknologi. Dari Partai Demokrat, dua kader yang ditarik adalah Darwin Zahedy Saleh dan Freddy Numberi dan satu kader baru masuk kabinet yakni Amir Sjamsuddin. Sementara dari kalangan profesional yang masuk ke dalam kabinet adalah Beerth Kambuaya sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN.

Presiden mengatakan, pengurangan menteri asal parpol ini telah dibahas dengan partai koalisi. Menurut Presiden, sesuai kesepakatan koalisi, penambahan dan pengurangan dapat dilakukan presiden dan Presiden telah berkonsultasi dengan partai bersangkutan.(Tribunnews.com/Ade Mayasanto)

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kemen PPPA: Anak Pelaku Terorisme Korban dan Harus Dibina

    Kemen PPPA: Anak Pelaku Terorisme Korban dan Harus Dibina

    Nasional
    Dikabarkan Hilang, Ini Spesifikasi Kapal Selam KRI Nanggala-402 Milik TNI AL

    Dikabarkan Hilang, Ini Spesifikasi Kapal Selam KRI Nanggala-402 Milik TNI AL

    Nasional
    UPDATE 21 April: Tercatat 101.106 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 21 April: Tercatat 101.106 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Sekitar 60 Mil dari Utara Bali

    Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Sekitar 60 Mil dari Utara Bali

    Nasional
    Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang, Indonesia Minta Bantuan Singapura dan Australia

    Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang, Indonesia Minta Bantuan Singapura dan Australia

    Nasional
    UPDATE 21 April: Tambah 72.561, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 14.011.925

    UPDATE 21 April: Tambah 72.561, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 14.011.925

    Nasional
    Kapal Selam yang Hilang di Utara Bali adalah KRI Nanggala-402

    Kapal Selam yang Hilang di Utara Bali adalah KRI Nanggala-402

    Nasional
    KPK Tetapkan Tersangka Suap Lelang Jabatan di Pemkot Tanjungbalai

    KPK Tetapkan Tersangka Suap Lelang Jabatan di Pemkot Tanjungbalai

    Nasional
    UPDATE: Tambah 7.314 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.475.456

    UPDATE: Tambah 7.314 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.475.456

    Nasional
    UPDATE: Tambah 5.720 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.620.569

    UPDATE: Tambah 5.720 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.620.569

    Nasional
    Amnesty: Vonis Hukuman Mati di Dunia Turun pada 2020 karena Pandemi

    Amnesty: Vonis Hukuman Mati di Dunia Turun pada 2020 karena Pandemi

    Nasional
    BREAKING NEWS: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak

    BREAKING NEWS: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak

    Nasional
    Peringatan Hari Kartini, Menteri PPPA Ajak Perempuan di Tanah Air Teruskan Perjuangan dan Semangat Kartini

    Peringatan Hari Kartini, Menteri PPPA Ajak Perempuan di Tanah Air Teruskan Perjuangan dan Semangat Kartini

    Nasional
    Pemerintah Siapkan Program Bimbingan Perkawinan Daring

    Pemerintah Siapkan Program Bimbingan Perkawinan Daring

    Nasional
    Jokowi Berharap Industri Kaca di Batang Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Jokowi Berharap Industri Kaca di Batang Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X