Hukuman Anggodo Digandakan

Kompas.com - 03/03/2011, 15:53 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Anggodo Widjojo, adik buronan Anggoro Widjojo. Atas hal tersebut, MA menambah hukuman Anggodo menjadi 10 tahun penjara dengan denda Rp 250 juta subsider 5 bulan kurungan.

Sebelumnya, di Pengadilan Tinggi, Anggoro mendapat hukuman 5 tahun penjara. Salah satu hakim majelis kasasi yang memeriksa perkara tersebut, Krisna Harahap, menyampaikan hal itu.

"Ya, siang tadi," kata Krisna ketika dihubungi, Kamis (3/3/2011).

Menurut Krisna, selain terbukti melakukan pemufakatan jahat dan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 15 jo Pasal 5 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, Anggodo juga terbukti dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999.

Anggodo bersama-sama dengan Ary Muladi secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan pemufakatan jahat untuk melakukan perbuatan korupsi, yakni mencoba menyuap pimpinan dan penyidik KPK. Upaya suap lebih dari Rp 5 miliar tersebut dilakukan guna menggagalkan penyidikan kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan yang melibatkan Anggoro. Anggoro sendiri saat ini masih buron.

Adapun majelis kasasi yang memeriksa perkara Anggodo tersebut adalah Artijo Alkostar, Krisna Harahap, MS Lumme, Surya Jaya, dan Abdul Latief.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X