Siapa Ito Sumardi, Kabareskrim Polri yang Baru?

Kompas.com - 24/11/2009, 21:29 WIB
Editorksp

JAKARTA, KOMPAS.com — Siapakah Ito Sumardi yang menjabat sebagai Kepala Bareskrim Mabes Polri yang baru? Ito kelahiran Bogor, 17 Juni 1953, ini pernah menjabat dua kali Kapolda, yaitu Kapolda Riau dan Kapolda Sumsel. Ito polisi yang suka belajar. Selain pengalamannya di kepolisian relatif lengkap, gelar akademisnya cukup banyak, yaitu Doktor Hukum Pidana, Sarjana Hukum, MBA, MM, dan MH.

Setelah lulus Akabri 1977, Ito bertugas sebagai Dansat Sabhara Kores 811 Serang 1978-1978, Dansek Taktakan Kores 811 Serang 1978-1978, Kasi Ops Kores 811 Serang 1978-1978, Dansat Binmas Kores 811 Serang 1978-1979, Kasi Ipp Kores 811 Serang 1979-1979, Dansat Reserse Kores 811 Serang 1979-1980, Dansek Baucau Res 15.3.2 Tim-Tim 1979-1979, Kasi Intel Res 15.3.1 Dilli Tim-Tim 1979-1979, Kasi Ppko Polwil 15.3 Tim-Tim 1979-1980, Ajudan Deputi Kapolri/Wakapolri 1980-1982, Kasubdis Krim Um Res Metro 701 Jakpus 1982-1983, dan Kasubdis Krim Sus Res Metro 701 Jakpus 1983-1985.

Ito kemudian melanjutkan pendidikan PTIK pada tahun 1986. Setelah itu, Ito menjabat Kassubag Kuliah Opsjarlat Ptik 1986-1989, Instruktur Pusdik Lantas Polri 1989-1990, Kasat Lantas Wil Jakarta Pusat 1990-1992, Wakasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya 1992-1993, dan Kasat Lantas Polwiltabes Bandung, Jabar, 1993-1996.

Setelah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi bidang hukum tahun 1996, Ito Sumardi menjabat Kabag Regident Ditlantas Polda Jabar 1996-1996, dan kemudian Dan Kontingen Garuda XIV/11 PBB 1996-1997. Ito kemudian menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana (Bisnis Administrasi) 1997, setelah itu menjabat Kapolres Karawang (1997-1998) dan Sesdit Lantas Polda Jatim 1998-1998, dan Kadit Lantas Polda Aceh 1998-1999.

Ito kemudian melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana (Manajemen Sumber Daya Manusia) tahun 1999. Setelah itu, Ito menjabat sebagai Kadit Lantas Polda Jateng 1999-2000, Kapolwiltabes Surabaya 2001-2003, dan Irwasda Polda Bali 2003-2004.

Tahun 2004 Ito Sumardi menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana (S-2) Hukum Pidana dan tahun 2005 meraih gelar Doktor Hukum Pidana dari Universitas Padjadjaran Bandung. Setelah itu, Ito Sumardi menjabat Direktur Samapta Babinkam Polri 2004-2005, Dan Satgas Ops Tsunami I 2004-2005, Dan Satgas Pengamanan Aceh Monitoring Mission 2005-2006, Direktur Pam Obsus Babinkam Polri 2005-2005, Kapolda Riau 2005-2006, Kapolda Sumsel 2006-2008, dan Koordinator Staf Ahli Kapolri (2008-2009).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung 'Gas dan Rem'

Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung "Gas dan Rem"

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Nasional
Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Nasional
Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Nasional
Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Nasional
Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Nasional
Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Nasional
Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Nasional
Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Nasional
Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Nasional
Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

Nasional
Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Nasional
UPDATE 18 Mei: 4.185 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Terbanyak dengan 1.119 Kasus

UPDATE 18 Mei: 4.185 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Terbanyak dengan 1.119 Kasus

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X