Salin Artikel

Menilik Visi Misi Capres-Cawapres dalam Hubungan Internasional dan Geopolitik

Debat ketiga ini bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.

Sejauh ini, ketiga calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) telah merancang visi dan misi terkait hubungan internasional dan geopolitik.

Berikut visi dan misi ketiga capres dan cawapres:

Anies-Muhaimin

Dikutip dari Kompas TV, terdapat lima poin visi dan misi capres dan cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Kelima poin visi dan misi tersebut, yakni:

  • Memperkuat sistem pertahanan dan keamanan negara, serta meningatkan peran dan kepemimpinan Indonesia dalam kancah politik global untuk mewujudkan kepentingan nasional dan perdamaian dunia;
  • Inisiator perdamaian negara tertindas;
  • Mengintensifkan perlindungan hukum warga negara Indonesia (WNI);
  • Menginisiasi kerja sama hijau, penanganan perubahan iklim;
  • Meningkatkan keikutsertaan perempuan dalam politik luar negeri.

Prabowo-Gibran

Sementara pasangan capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah menyiapkan tiga poin visi dan misi terkait hubungan internasional dan geopolitik, yang meliputi:

  • Pencegahan aksi terorisme, meningkatkan anggaran pertahanan, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista);
  • Dukungan kemerdekaan Palestina (perjuangkan KBRI di Palestina);
  • Perkuat kapabilitas badan pertahanan siber.

Ganjar-Mahfud

Pasangan capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga telah menyiapkan empat poin visi dan misi hubungan internasional dan geopilitik.

Visi dan misi tersebut, yakni:

  • Politik bebas aktif, mendukung perjuangan rakyat Palestina;
  • Perkuat diplomasi dan kedutaan besar untuk perlindungan pekerja migran;
  • Modernisasi alutsista;
  • Pembentukan angkatan siber TNI.

https://nasional.kompas.com/read/2024/01/03/15341381/menilik-visi-misi-capres-cawapres-dalam-hubungan-internasional-dan

Terkini Lainnya

Bukan Pengurus Pusat PDI-P, Ganjar Disarankan Bikin Ormas agar Tetap Eksis di Politik

Bukan Pengurus Pusat PDI-P, Ganjar Disarankan Bikin Ormas agar Tetap Eksis di Politik

Nasional
Korlantas Polri Kerahkan 1.530 Personel BKO untuk Agenda World Water Forum Bali

Korlantas Polri Kerahkan 1.530 Personel BKO untuk Agenda World Water Forum Bali

Nasional
Program Deradikalisasi BNPT Diapresiasi Selandia Baru

Program Deradikalisasi BNPT Diapresiasi Selandia Baru

Nasional
Kirim Surat Tilang Lewat WA Disetop Sementara, Kembali Pakai Pos

Kirim Surat Tilang Lewat WA Disetop Sementara, Kembali Pakai Pos

Nasional
Polri Setop Sementara Kirim Surat Tilang Lewat WhatsApp, Bakal Evaluasi Lebih Dulu

Polri Setop Sementara Kirim Surat Tilang Lewat WhatsApp, Bakal Evaluasi Lebih Dulu

Nasional
Selain Eko Patrio, PAN Juga Dorong Yandri Susanto Jadi Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

Selain Eko Patrio, PAN Juga Dorong Yandri Susanto Jadi Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

Nasional
Fahira Idris Kecam Serangan di Rafah, Sebut Israel dan Sekutu Aib Peradaban Umat Manusia

Fahira Idris Kecam Serangan di Rafah, Sebut Israel dan Sekutu Aib Peradaban Umat Manusia

Nasional
PELNI Buka Lowongan Kerja Nahkoda dan KKM Periode Mei 2024

PELNI Buka Lowongan Kerja Nahkoda dan KKM Periode Mei 2024

Nasional
Ungkit Kasus Firli dan Lili, ICW Ingatkan Jokowi Tak Salah Pilih Pansel Capim KPK

Ungkit Kasus Firli dan Lili, ICW Ingatkan Jokowi Tak Salah Pilih Pansel Capim KPK

Nasional
Biaya Ibadah Umrah dan Kurban SYL pun Hasil Memeras Pejabat Kementan

Biaya Ibadah Umrah dan Kurban SYL pun Hasil Memeras Pejabat Kementan

Nasional
SYL Sebut Perjalanan Dinas Atas Perintah Presiden untuk Kepentingan 280 Juta Penduduk

SYL Sebut Perjalanan Dinas Atas Perintah Presiden untuk Kepentingan 280 Juta Penduduk

Nasional
DKPP Sebut Anggarannya Turun saat Kebanjiran Kasus Pelanggaran Etik

DKPP Sebut Anggarannya Turun saat Kebanjiran Kasus Pelanggaran Etik

Nasional
Lima Direktorat di Kementan Patungan Rp 1 Miliar Bayari Umrah SYL

Lima Direktorat di Kementan Patungan Rp 1 Miliar Bayari Umrah SYL

Nasional
DKPP Terima 233 Aduan Pelanggaran Etik, Diprediksi Terus Bertambah Jelang Pilkada

DKPP Terima 233 Aduan Pelanggaran Etik, Diprediksi Terus Bertambah Jelang Pilkada

Nasional
KPK Bakal Usut Dugaan Oknum BPK Minta Rp 12 Miliar Terkait 'Food Estate' Ke Kementan

KPK Bakal Usut Dugaan Oknum BPK Minta Rp 12 Miliar Terkait "Food Estate" Ke Kementan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke