Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prabowo Unggul di Semua Gugus Pulau, Syarat Pilpres Satu Putaran Diprediksi Terlampaui

Kompas.com - 15/02/2024, 09:10 WIB
Ardito Ramadhan,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com- Hasil survei "exit poll" Litbang Kompas menunjukkan bahwa syarat agar Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berlangsung dalam satu putaran akan mudah terlampaui.

Pasalnya, menurut hasil survei, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul di semua gugus pulau se-Indonesia.

"Dengan hasil ini, persyaratan penguasaan suara terkait sebaran geografis relatif sudah terpenuhi oleh pasangan nomor urut 2 ini," tulis peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan dalam analisisnya di laman Kompas.id, Kamis (15/2/2024).

"Ketentuan bahwa pemenang pilpres juga harus dapat menguasai lebih dari 50 persen jumlah provinsi dengan raihan suara minimal 20 persen tampaknya dengan mudah terlampaui," imbuh dia.

Baca juga: Prabowo: Semua Quick Count Tunjukkan Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Seperti diketahui, ada tiga syarat yang harus dipenuhi untuk memastikan pilpres berlangsung satu putaran, merujuk Pasal 6A Ayat (3) UUD 1945 dan Pasal 416 Ayat 1 UU Pemilu.

Pertama, paslon capres dan cawapres mengantongi suara lebih dari 50 persen dari total jumlah suara dalam Pilpres 2024.

Capres dan cawapres juga mesti menang lebih dari setengah provinsi di Indonesia, atau minimal 20 dari 38 provinsi di Indonesia, kemudian meraih minimal 20 persen suara dari setengah provinsi di Indonesia.

Berkaca dari hasil hitung cepat Litbang Kompas, perolehan suara Prabowo-Gibran di tingkat nasional berada di angka 58,73 persen, melampaui syarat 50 persen.

Sementara, hasil exit poll juga menunjukkan Prabowo-Gibran unggul di seluruh gugus pulau se-Indonesia serta provinsi se-Jawa.

"Hasil survei setelah pencoblosan memperlihatkan pasangan tersebut unggul dengan 52,3 persen suara di Pulau Jawa, sedangkan di Sumatera 54,7 persen dan Bali-Nusa Tenggara 51,6 persen," tulis Bambang.

"Di gugus Pulau Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku-Papua bahkan dukungan terhadap mereka mencapai di atas 60 persen," imbuh dia.

Baca juga: Exit Poll Litbang Kompas: 62,6 Persen Responden yang Puas dengan Kinerja Jokowi Pilih Prabowo-Gibran

Berikut ini daftar perolehan suara masing-masing pasangan calon di setiap gugus pulau dan provinsi se-Jawa berdasarkan hasil exit poll Kompas.com

Sumatera

Anies-Muhaimin: 27,0 persen

Prabowo-Gibran: 54,7 persen

Ganjar-Mahfud: 9,1 persen

Tidak jawab/rahasia: 9,2 persen

Banten

Anies-Muhaimin: 35,2 persen

Prabowo-Gibran: 50,7 persen

Ganjar-Mahfud: 6,9 persen

Tidak jawab/rahasia: 7,2 persen

DKI Jakarta

Anies-Muhaimin: 35,5 persen

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 23 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 23 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 19 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 19 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 18 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 18 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Di Sidang SYL, Saksi Akui Ada Pembelian Keris Emas Rp 105 Juta Pakai Anggaran Kementan

Di Sidang SYL, Saksi Akui Ada Pembelian Keris Emas Rp 105 Juta Pakai Anggaran Kementan

Nasional
Dede Yusuf Minta Pemerintah Perketat Akses Anak terhadap Gim Daring

Dede Yusuf Minta Pemerintah Perketat Akses Anak terhadap Gim Daring

Nasional
Mesin Pesawat Angkut Jemaah Haji Rusak, Kemenag Minta Garuda Profesional

Mesin Pesawat Angkut Jemaah Haji Rusak, Kemenag Minta Garuda Profesional

Nasional
Anggota Fraksi PKS Tolak Presiden Bebas Tentukan Jumlah Menteri: Nanti Semaunya Urus Negara

Anggota Fraksi PKS Tolak Presiden Bebas Tentukan Jumlah Menteri: Nanti Semaunya Urus Negara

Nasional
Usai Operasi di Laut Merah, Kapal Perang Belanda Tromp F-803 Merapat di Jakarta

Usai Operasi di Laut Merah, Kapal Perang Belanda Tromp F-803 Merapat di Jakarta

Nasional
Kriteria KRIS, Kemenkes: Maksimal 4 Bed Per Ruang Rawat Inap

Kriteria KRIS, Kemenkes: Maksimal 4 Bed Per Ruang Rawat Inap

Nasional
Soroti DPT Pilkada 2024, Bawaslu: Pernah Kejadian Orang Meninggal Bisa Memilih

Soroti DPT Pilkada 2024, Bawaslu: Pernah Kejadian Orang Meninggal Bisa Memilih

Nasional
Direktorat Kementan Siapkan Rp 30 Juta Tiap Bulan untuk Keperluan SYL

Direktorat Kementan Siapkan Rp 30 Juta Tiap Bulan untuk Keperluan SYL

Nasional
Setuju Sistem Pemilu Didesain Ulang, Mendagri: Pilpres dan Pileg Dipisah

Setuju Sistem Pemilu Didesain Ulang, Mendagri: Pilpres dan Pileg Dipisah

Nasional
Menko Airlangga: Kewajiban Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Tetap Berlaku 17 Oktober

Menko Airlangga: Kewajiban Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Tetap Berlaku 17 Oktober

Nasional
Serius Transisi Energi, Pertamina Gandeng KNOC dan ExxonMobil Kembangkan CCS

Serius Transisi Energi, Pertamina Gandeng KNOC dan ExxonMobil Kembangkan CCS

Nasional
Bawaslu Akui Kesulitan Awasi 'Serangan Fajar', Ini Sebabnya

Bawaslu Akui Kesulitan Awasi "Serangan Fajar", Ini Sebabnya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com