Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggal 18 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Kompas.com - 16/05/2024, 00:00 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com – Tanggal 18 Mei 2024 jatuh pada hari Sabtu. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Wiski Sedunia.

Selain itu, terdapat pula peringatan dan perayaan lain pada hari ini. Berikut beberapa peringatan yang jatuh pada 18 Mei 2024.

Hari Wiski Sedunia

Tanggal 18 Mei 2024 ada peringatan tahunan Hari Wiski Sedunia.

 

Wiski menjadi salah satu minuman beralkohol dari hasil penyulingan yang memiliki harga jual yang tinggi. Berbicara mengenai wiski tidak terlepas dari bagaimana sejarahnya.

Merujuk National Today, proses penyulingan untuk membuat wiski berasal dari Mesopotamia sekitar tahun 2000 SM. Baru pada tahun 100 M, Alexander dari Aphrodisias menciptakan contoh penyulingan pertama.

Teknik penyulingan wiski baru muncul sekitar tahun 1100, ketika para biksu yang bepergian ke Skotlandia memfermentasi tumbukan biji-bijian dan menciptakan minuman pertama.

Awalnya wiski merupakan minuman yang khusus dipersembahkan kepada para raja. Namun akhirnya pada saat masa pemerintahan Raja Henry VIII dari Inggris, banyak biksu mencari nafkah dengan menjual wiski yang mereka suling kepada masyarakat umum. Di sinilah kemudian wiski mulai dijualbebas.

Hari Museum Internasional

Hari Museum Internasional juga jatuh pada tanggal 18 Mei setiap tahunnya.

Hari ini ditetapkan pada tahun 1977 dimana Dewan Museum Internasional (I.C.O.M.) telah merayakan hari ini setiap tahun untuk memberikan penghormatan kepada komunitas museum internasional.

Museum seringkali menjadi tempat bersejarah yang menjadi bagian dari arsip ilmu pengetahuan.

Dari museum, kita bisa belajar mengenai sejarah masa lalu dari segi manapun seperti astronomi, arkeologi, seni dan sejarah alam. Tujuan adanya Hari Museum Internasional yakni bisa mendorong adanya perhatian dunia pada kontribusi museum bagi umat manusia.

Baca juga: Cara ke Museum Batik Indonesia Naik Transjakarta dan LRT

Hari Astronomi Internasional

Hari Astronomi Internasional dilakukan sebanyak dua kali pada tahun ini yakni pada 15 Mei 2024 dan 9 Oktober 2024.

Tujuan adanya hari ini yaitu untuk memberikan pemahaman mengenai betapa berharganya ilmu astronomi untuk kehidupan kita.

Astronomi adalah ilmu alam yang selalu hadir dalam sejarah manusia. Ilmu ini mempelajari alam beserta isinya seperti benda langit dan fenomena alam yang terjadi di luar Bumi

Melansir National Today, Hari Astronomi Internasional dimulai oleh Doug Berger, yang saat itu menjabat sebagai presiden Asosiasi Astronomi California Utara.

Ia ingin masyarakat perkotaan tertarik pada astronomi. Untuk melakukan hal ini, ia memasang teleskop yang dapat digunakan orang untuk menikmati pengamatan luar angkasa.

Sejak itu, acara tersebut mendapatkan popularitas dan dukungan dari organisasi seperti lembaga pendidikan, badan antariksa, dan museum hingga kemudian ditetapkan Hari Astronomi Internasional.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'Keluarga' Saksi Demokrat Ricuh Jelang Sengketa Versus PAN

"Keluarga" Saksi Demokrat Ricuh Jelang Sengketa Versus PAN

Nasional
PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

Nasional
Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Nasional
SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

Nasional
Ketua MPR NIlai Pemilu Kerap Bikin Was-was, Singgung Demokrasi Musyawarah Mufakat

Ketua MPR NIlai Pemilu Kerap Bikin Was-was, Singgung Demokrasi Musyawarah Mufakat

Nasional
Nama SYL Disave dengan Nama “PM” di Ponsel Biduan Nayunda Nabila

Nama SYL Disave dengan Nama “PM” di Ponsel Biduan Nayunda Nabila

Nasional
Baleg Klaim Revisi UU TNI Tak Akan Kembalikan Dwifungsi

Baleg Klaim Revisi UU TNI Tak Akan Kembalikan Dwifungsi

Nasional
Setelah SBY, Bamsoet Bakal Temui Megawati, Jokowi, dan Prabowo

Setelah SBY, Bamsoet Bakal Temui Megawati, Jokowi, dan Prabowo

Nasional
SYL dan Istri Disebut Beli Serum Wajah dari Jepang Pakai Uang Kementan

SYL dan Istri Disebut Beli Serum Wajah dari Jepang Pakai Uang Kementan

Nasional
Biduan Nayunda Nabila Mengaku Beberapa Kali Diajak Makan SYL

Biduan Nayunda Nabila Mengaku Beberapa Kali Diajak Makan SYL

Nasional
Ketua Komisi X Curiga Biaya Makan Siang Gratis Bakal Diambil dari Dana Pendidikan

Ketua Komisi X Curiga Biaya Makan Siang Gratis Bakal Diambil dari Dana Pendidikan

Nasional
Jampidsus Diadukan ke KPK, Kejagung: Silakan tapi yang Benar Jangan Ngawur

Jampidsus Diadukan ke KPK, Kejagung: Silakan tapi yang Benar Jangan Ngawur

Nasional
Dapat Nomor Pedangdut Nayunda Nabila, SYL Langsung Kirim Stiker di WA

Dapat Nomor Pedangdut Nayunda Nabila, SYL Langsung Kirim Stiker di WA

Nasional
Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Dinilai Bentuk Pelemahan KPK

Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Dinilai Bentuk Pelemahan KPK

Nasional
KPK Sita 13 Lahan Milik Terpidana Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

KPK Sita 13 Lahan Milik Terpidana Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com