Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakal "Door to Door" Sosialisasikan Ganjar di 65 Titik, PDI-P Yakin Menang Pilpres Satu Putaran

Kompas.com - 07/06/2023, 21:44 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Said Abdullah hakul yakin Ganjar Pranowo, bakal calon presiden (bacapres) yang diusung partainya itu, menang dalam satu putaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Bukan tanpa sebab, menurutnya, PDI-P sudah sungguh bekerja keras berupaya memenangkan Ganjar. Sehingga, kemenangan satu putaran Pilpres pun sebuah keniscayaan bagi Said.

"Itu lah kira-kira yang bisa saya sampaikan dan saya haqulyakin dengan rakernas ini dan turun di 65 titik, kok rasa-rasanya buang buang energi kalau sampai dua putaran. Kami yakin Ganjar (menang) satu putaran," kata Said dalam konferensi pers di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ketiga PDI-P, Rabu (7/6/2023).

Baca juga: PDI-P Sebut Nama-nama Cawapres Ganjar yang Sudah Beredar Belum Final

Said menjelaskan bahwa partainya sudah memiliki beragam strategi pemenangan Ganjar Pranowo.

Salah satunya adalah turun di 65 titik di seluruh Indonesia dalam sosialisasi Ganjar.

"Kami akan turun sampai di bulan Oktober sampai 65 titik di seluruh Indonesia," ujarnya.

"Dari 65 titik itu dan sesuai keputusan rakernas, maka seluruh kader PDI Perjuangan akan turun pada-pola nano targeting dan melakukan kamuflasing door to door menyampaikan kepada masyarakat," sambung dia.

Tak hanya seluruh kader, Ganjar pun bakal turun di 65 titik tersebut.

Baca juga: Menteri Basuki Tak Mau Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Ganjar, jelas Said, akan turun ke masyarakat dan mendengarkan apa yang diinginkan jika kelak ia memimpin Indonesia.

Menurut Said, rakyat ingin sosok pemimpin yang fokus pada hal-hal antikorupsi hingga masalah ekonomi negara.

"Karena itu tergambar di semua sisi, sehingga Pak Ganjar melakukan akselerasi nantinya apa yang sudah dicapai oleh Bapak Presiden Jokowi," ucap Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 30 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 30 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Soroti Ketimpangan, Megawati: Bisa Beli Handphone, tapi Risma Nangis Ada Juga yang Tinggal di Kandang Kambing

Soroti Ketimpangan, Megawati: Bisa Beli Handphone, tapi Risma Nangis Ada Juga yang Tinggal di Kandang Kambing

Nasional
Ganjar Pranowo: 17 Poin Rekomendasi Rakernas Beri Gambaran Sikap Politik PDIP

Ganjar Pranowo: 17 Poin Rekomendasi Rakernas Beri Gambaran Sikap Politik PDIP

Nasional
Sambut Pilkada 2024, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Akar Rumput

Sambut Pilkada 2024, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Akar Rumput

Nasional
Besok, Joice Triatman dan Pegawai di Nasdem Tower Jadi Saksi di Sidang SYL

Besok, Joice Triatman dan Pegawai di Nasdem Tower Jadi Saksi di Sidang SYL

Nasional
Bongkar Aliran Uang, KPK Bakal Hadirkan Istri, Anak dan Cucu SYL di Persidangan

Bongkar Aliran Uang, KPK Bakal Hadirkan Istri, Anak dan Cucu SYL di Persidangan

Nasional
Megawati: Posisi Politik PDI-P Selama Ini Diputuskan dalam Kongres Partai

Megawati: Posisi Politik PDI-P Selama Ini Diputuskan dalam Kongres Partai

Nasional
Soal Jatah Menteri untuk Demokrat, Wasekjen: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo...

Soal Jatah Menteri untuk Demokrat, Wasekjen: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo...

Nasional
Rekomendasi Rakernas Kelima PDI-P, Megawati Diminta Kesediaannya untuk Kembali Jadi Ketum

Rekomendasi Rakernas Kelima PDI-P, Megawati Diminta Kesediaannya untuk Kembali Jadi Ketum

Nasional
Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE

Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE

Nasional
Megawati: Ada yang Lama Ikut Katanya Ibu Menghina Sebut Kader, Tahulah Siapa...

Megawati: Ada yang Lama Ikut Katanya Ibu Menghina Sebut Kader, Tahulah Siapa...

Nasional
Pengamat: Permintaan Maaf PDI-P Atas Kadernya yang Melanggar Konstitusi untuk Tunjukkan Sikap Legowo

Pengamat: Permintaan Maaf PDI-P Atas Kadernya yang Melanggar Konstitusi untuk Tunjukkan Sikap Legowo

Nasional
Megawati: Sekarang Tuh Hukum Versus Hukum, Terjadi di MK, KPK, KPU

Megawati: Sekarang Tuh Hukum Versus Hukum, Terjadi di MK, KPK, KPU

Nasional
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP

Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP

Nasional
Ditinggal Jokowi, PDI-P Disebut Bisa Menang Pileg karena Sosok Megawati

Ditinggal Jokowi, PDI-P Disebut Bisa Menang Pileg karena Sosok Megawati

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com