Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ganjar Ungkap Jawa, Bali, hingga Sumut jadi Fokus Pemenangan PDI-P pada Pilkada Serentak

Kompas.com - 25/05/2024, 20:35 WIB
Vitorio Mantalean,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan calon presiden yang diusung PDI-P, Ganjar Pranowo, menyebutkan sejumlah wilayah akan menjadi fokus pemenangan partainya dalam Pilkada Serentak 2024.

Hal itu disampaikan Ganjar di sela hari kedua Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI-P di Beach City Internasional Stadium, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

"Bahwa ada daerah-daerah yang memang jadi perhatian kita ya. Saya kira Jawa, Bali, terus kemudian Sumatera atau Sumatera Utara terus kemudian Lampung itu menjadi perhatian," kata Ganjar kepada wartawan.

Baca juga: PDI-P Sebut Ahok Siap Maju Pilgub Sumut, Jadi Penantang Bobby

Ia juga menyampaikan bahwa untuk membantu fokus pemenangan itu, DPP PDI-P akan turut membantu jajaran di daerah.

Sebelumnya, Ganjar juga mengeklaim bakal membantu para kader PDI-P yang akan mentas pada Pilkada 2024 sebagai inisiatif pribadinya walaupun tak mendapatkan penugasan khusus dari partai.

Menurutnya, hal itu sudah selayaknya dilakukan karena saat kampanye Pilpres 2024 lalu dia juga banyak dibantu oleh jajaran PDI-P di daerah.

"Kita-kita yang lain pasti akan menjadi kontributor," kata eks Gubernur Jawa Tengah itu.

"Saya sampaikan bahwa seluruh kader pasti akan berada pada barisan yang sama setelah mengevaluasi untuk menyiapkan konsolidasi yang lebih kuat," sambungnya.

Baca juga: Disindir Megawati soal RUU Kontroversial, Puan: Sudah Sepengetahuan Saya

Dalam pengarahan oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri hari ini, para kader diminta untuk turun hingga akar rumput serta belajar dari pengalaman pilpres sebelumnya.

"Intinya seluruh kader kita diminta untuk menyiapkan semuanya, selalu turun ke masyarakat, mendengarkan suara-suara yang ada. Termasuk pengalaman kita di pilpres kemarin, di pileg kemarin, bagaimana persaingannya sangat luar biasa," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lapas di Indonesia 'Overcrowded', Kapasitas 140 Ribu, Penghuninya 265 Ribu Orang

Lapas di Indonesia "Overcrowded", Kapasitas 140 Ribu, Penghuninya 265 Ribu Orang

Nasional
KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Nasional
Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Nasional
Sebut Lapas 'Overcrowded' karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Sebut Lapas "Overcrowded" karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Nasional
Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Nasional
Kasus 'Vina Cirebon' Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Kasus "Vina Cirebon" Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Nasional
[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

Nasional
Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Nasional
Tanggal 14 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 14 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kalah di 44 Gugatan Sengketa Pileg, KPU Gelar Rakor dengan Puluhan KPU Daerah

Kalah di 44 Gugatan Sengketa Pileg, KPU Gelar Rakor dengan Puluhan KPU Daerah

Nasional
Jokowi: Pemerintah Serius Perangi Judi 'Online', Lebih dari 2,1 Juta Situs Sudah Ditutup

Jokowi: Pemerintah Serius Perangi Judi "Online", Lebih dari 2,1 Juta Situs Sudah Ditutup

Nasional
PAN: Terhambatnya Pembangunan Daerah Bukan karena Pilkada Langsung, tapi soal Integritas Pemimpin

PAN: Terhambatnya Pembangunan Daerah Bukan karena Pilkada Langsung, tapi soal Integritas Pemimpin

Nasional
PDI-P Laporkan Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti ke Polda Metro Jaya Besok

PDI-P Laporkan Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti ke Polda Metro Jaya Besok

Nasional
Marak Judi 'Online', Jokowi Minta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Mengingatkan

Marak Judi "Online", Jokowi Minta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Mengingatkan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com