Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kedua Kubu Lakukan Simulasi Jelang Debat Terakhir

Kompas.com - 13/04/2019, 18:30 WIB
Luthfia Ayu Azanella,
Bayu Galih

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, baik Joko Widodo - Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, melakukan simulasi atau latihan sebelum menghadapi debat kelima atau terakhir, Sabtu (13/4/2019) malam.

Dari kubu 01, rencana adanya simulasi debat disampaikan langsung oleh calon wakil presiden Ma’ruf Amin. Ma’ruf menyebut simulasi akan digelar di kediamannya, di daerah Menteng, Jakarta.

"Ya, tentu (ada simulasi), untuk menyinkronkan saja," kata Ma’ruf, Senin (8/4/2019).

Ma’ruf mengaku selalu menyempatkan diri untuk membahas materi debat meskipun dirinya disibukkan kegiatan kampanye.

Meskipun begitu, ia mengaku sudah siap untuk menghadapi debat malam nanti, begitu juga dengan pasangannya, Jokowi yang maju sebagai calon petahana.

"Pak Jokowi sebagai petahana dan sudah melakukan langkah-langkah. Menurut saya langkah itu on the track. Sudah benar. Menurut saya justru di zaman Pak Jokowi itu reformasi yang sesungguhnya, reformasi substantif itu dirasakan. Walaupun secara struktural dimulai 1998," ujar Ma'ruf.

Namun, belum diketahui kapan simulasi itu dilakukan. Sebab, Jokowi-Ma'ruf melakukan kampanye besar di Gelora Bung Karno pada Sabtu ini.

Baca juga: Jelang Debat Kelima Pilpres, Jokowi-Maruf Akan Gelar Simulasi

Di pihak lain, kubu 02 juga melakukan hal sama, simulasi dan pematangan materi, sebelum mengikuti debat penentu ini.

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.

"Tanggal 11-12 April adalah hari untuk persiapan, masih ada tanggal 13 pagi juga kan," ujar Sudirman. Rabu (10/4/2019).

Meskipun begitu, persiapan ini, menurut Sudirman tidaklah terlalu berat, mengingat sosok capres dan cawapresnya yang sudah terbukti tampil prima pada 4 debat sebelumnya.

Sudirman menjelaskan, persiapan debat terakhir ini tidak terlalu berat karena Prabowo dan Sandiaga sudah tampil prima di debat-debat sebelumnya.

Jadwal kampanye ke berbagai daerah yang membuat keduanya terpisah pun diakui tidak menjadi masalah karena komunikasi berjalan lancar.

"Pak Prabowo kan sudah debat tiga kali, Sandiaga juga sudah dua kali. Meskipun ada kesibukan kampanye, komunikasi untuk persiapan debat akan aman," kata Sudirman.

Baca juga: 5 Fakta Saat Pidato Prabowo, Dukungan Dahlan Iskan hingga Jajaran Tim Pemerintahan

Sandiaga menambahkan, dirinya akan tetap berkegiatan di daerah dan setiap malamnya akan pulang ke Jakarta. Kesempatan itu ia gunakan untuk berkoordinasi dengan Prabowo guna mempersiapkan debat terakhir.

"Saya tetap berkegiatan di daerah tapi malamnya pulang ke Jakarta dan berkoordinasi dengan Prabowo. Kita juga sudah siapkan beberapa sesi untuk simulasi dan mengatur alur," ujar Sandiaga.

Baca juga: Persiapan Debat Kelima, Prabowo-Sandiaga Akan Simulasi Selama 2 Hari

Debat kelima yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta ini mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan industri.

Keempat peserta pilpres, Joko Widodo, Ma’ruf Amin, Prabowo Subianto, dan Sandiaga Uno akan menjadi peserta debat yang dimoderatori oleh Tomy Ristanto dan Balques Manisang ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Disambut Hatta Rajasa, Prabowo Hadiri Rakornas Pilkada PAN

Disambut Hatta Rajasa, Prabowo Hadiri Rakornas Pilkada PAN

Nasional
Tambah Dua Tanker Gas Raksasa, Pertamina International Shipping Jadi Top Tier Pengangkut LPG Asia Tenggara

Tambah Dua Tanker Gas Raksasa, Pertamina International Shipping Jadi Top Tier Pengangkut LPG Asia Tenggara

Nasional
Jaksa KPK Diminta Hadirkan Auditor BPK yang Diduga Terima Suap Terkait Temuan 'Food Estate'

Jaksa KPK Diminta Hadirkan Auditor BPK yang Diduga Terima Suap Terkait Temuan "Food Estate"

Nasional
Kakorlantas Minta Personel Pengamanan WWF di Bali Jaga Etika

Kakorlantas Minta Personel Pengamanan WWF di Bali Jaga Etika

Nasional
KPU Pastikan Verifikasi Data Dukungan Calon Perseorangan Pilkada 2024

KPU Pastikan Verifikasi Data Dukungan Calon Perseorangan Pilkada 2024

Nasional
554 Kloter Jemaah Haji Reguler Sudah Kantongi Visa, Siap Berangkat Mulai 12 Mei

554 Kloter Jemaah Haji Reguler Sudah Kantongi Visa, Siap Berangkat Mulai 12 Mei

Nasional
Anggap Wajar Prabowo Wacanakan 41 Kementerian, Demokrat: Untuk Respons Tantangan Bangsa

Anggap Wajar Prabowo Wacanakan 41 Kementerian, Demokrat: Untuk Respons Tantangan Bangsa

Nasional
PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir

PAN Gelar Rakornas Pilkada Serentak, Prabowo Subianto Bakal Hadir

Nasional
KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Halangi Penyidikan TPPU Gubernur Malut

KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Halangi Penyidikan TPPU Gubernur Malut

Nasional
KPK Sita Aset Gubernur Malut Rp 15 Miliar dari Nilai TPPU Rp 100 Miliar Lebih

KPK Sita Aset Gubernur Malut Rp 15 Miliar dari Nilai TPPU Rp 100 Miliar Lebih

Nasional
Mantu Jokowi Akan Maju Pilkada Sumut, PDI-P Singgung Jangan Ada 'Abuse of Power'

Mantu Jokowi Akan Maju Pilkada Sumut, PDI-P Singgung Jangan Ada "Abuse of Power"

Nasional
Menantu Jokowi Bakal Maju Pilkada Sumut, PDI-P: Jangan Terjadi Intervensi

Menantu Jokowi Bakal Maju Pilkada Sumut, PDI-P: Jangan Terjadi Intervensi

Nasional
Isu Tambah Kementerian dan Bayang-bayang Penambahan Beban Anggaran

Isu Tambah Kementerian dan Bayang-bayang Penambahan Beban Anggaran

Nasional
Eks Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Mangkir dari Panggilan KPK

Eks Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Mangkir dari Panggilan KPK

Nasional
Kementan Era SYL Diduga Beri Auditor BPK Rp 5 Miliar demi Opini WTP, Anggota DPR: Memalukan

Kementan Era SYL Diduga Beri Auditor BPK Rp 5 Miliar demi Opini WTP, Anggota DPR: Memalukan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com